klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Data Penumpang di Pelabuhan Gresik Bakal Terhubung, Manifest Ditargetkan Lebih Akurat

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Penumpang di Terminal Penumpang Pelabuhan Gresik. (Dok)
Penumpang di Terminal Penumpang Pelabuhan Gresik. (Dok)

KLIKJATIM.Com | Gresik – Pengelolaan data penumpang di Terminal Penumpang Pelabuhan Gresik akan diarahkan lebih terintegrasi. PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) Branch Gresik mendorong penggabungan sistem tiket milik PT Sakti Inti Makmur dengan SeaPass, sistem layanan penumpang yang digunakan Pelindo Multi Terminal.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi potensi perbedaan data antara perusahaan pelayaran, pengelola terminal, dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).

Bagi operasional pelabuhan, kesesuaian data manifest menjadi hal penting. Selain mendukung proses pelayanan dan pengawasan, data yang akurat dibutuhkan ketika terjadi kondisi yang membutuhkan identifikasi penumpang secara cepat.

Branch Manager PT Pelindo Multi Terminal Branch Gresik, Sutopo, mengatakan integrasi sistem diperlukan agar pengelolaan data penumpang lebih tertib dan pelayanan dapat berjalan secara efektif.

“Kami mendorong agar seluruh pelayaran penumpang ke depan dapat terintegrasi dengan baik. Dengan demikian, data penumpang menjadi lebih akurat dan pelayanan di terminal bisa semakin mudah, cepat, dan efektif,” ujar Sutopo.

Menurut Sutopo, sistem yang saling terhubung tidak hanya memudahkan pertukaran informasi. Integrasi juga diharapkan dapat menyamakan basis data antara perusahaan pelayaran dan pengelola terminal sehingga potensi ketidaksesuaian dalam manifest bisa ditekan.

“Yang ingin kami bangun bukan hanya sistem yang terhubung, tetapi juga proses pelayanan yang lebih tertib. Data yang masuk harus memiliki kesesuaian sehingga setiap pihak yang berkepentingan memiliki referensi informasi yang sama,” jelasnya.

Dari sisi pelayanan, integrasi sistem tiket dengan SeaPass nantinya memungkinkan pertukaran informasi berlangsung lebih sederhana. Petugas tidak perlu menghadapi proses pengelolaan data yang berulang, sementara informasi penumpang dapat tersedia secara lebih terstruktur.

Kondisi tersebut juga dinilai dapat membantu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mengurangi potensi pekerjaan ganda dalam pengelolaan data.

“Ketika sistem sudah terintegrasi, proses verifikasi dan pengelolaan data tentu menjadi lebih sederhana. Ini akan membantu petugas di lapangan sekaligus memberikan pengalaman layanan yang lebih baik bagi penumpang,” kata Sutopo.

Selain berkaitan dengan pelayanan, akurasi manifest juga memiliki kaitan dengan aspek keselamatan. Informasi mengenai jumlah dan identitas penumpang dibutuhkan dalam kondisi tertentu, terutama ketika terjadi keadaan darurat yang memerlukan proses identifikasi dan koordinasi secara cepat.

“Manifest bukan hanya persoalan administrasi. Data penumpang juga berkaitan dengan keselamatan. Ketika terjadi kondisi darurat, data yang akurat akan sangat membantu proses identifikasi dan koordinasi,” tuturnya.

Rencana integrasi tersebut telah dibahas dalam pertemuan antara PT Pelindo Multi Terminal Branch Gresik dan PT Sakti Inti Makmur. Dalam pertemuan itu, pihak perusahaan pelayaran menyatakan persetujuan dan kesediaannya untuk mengintegrasikan sistem tiket dengan SeaPass.

Selanjutnya, proses akan masuk pada tahap penyesuaian teknis antarsistem. Beberapa hal yang perlu disiapkan antara lain kebutuhan integrasi data serta mekanisme pertukaran informasi agar sistem baru dapat diterapkan tanpa mengganggu operasional yang sudah berjalan.

Pelindo Multi Terminal Branch Gresik berharap keterhubungan sistem tersebut dapat memperkuat koordinasi antara perusahaan pelayaran, pengelola terminal, dan regulator.

Dengan data yang semakin sinkron, pelayanan penumpang di Terminal Pelabuhan Gresik diharapkan dapat berjalan lebih sederhana dan terukur. Di saat yang sama, informasi manifest yang lebih akurat dapat mendukung pengawasan, koordinasi operasional, hingga penanganan kondisi darurat.

“Harapannya, integrasi ini menjadi langkah awal untuk membangun ekosistem pelayanan penumpang yang semakin terhubung. Kami ingin pelayanan di Pelabuhan Gresik semakin tertib, efisien, aman, dan tentunya memberikan kemudahan bagi masyarakat,” ucap Sutopo.

Editor :