klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Siapkan Anggaran Rp 28 Miliar, Pemkab Rehabilitasi Alun-Alun Bojonegoro

avatar Akmal
  • URL berhasil dicopy
Perspektif masterplan penataan Alun-Alun Bojonegoro. Pemkab Bojonegoro menyiapkan anggaran sekitar Rp28 miliar untuk rehabilitasi kawasan tersebut secara bertahap. (Dok. Pemkab Bojonegoro)
Perspektif masterplan penataan Alun-Alun Bojonegoro. Pemkab Bojonegoro menyiapkan anggaran sekitar Rp28 miliar untuk rehabilitasi kawasan tersebut secara bertahap. (Dok. Pemkab Bojonegoro)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Alun-Alun Bojonegoro bakal mendapat wajah baru. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menyiapkan anggaran sekitar Rp28 miliar untuk merehabilitasi kawasan tersebut.

Penataan dilakukan bertahap. Tahap pertama pada 2026 difokuskan di sisi utara, sementara sisi selatan direncanakan dikerjakan pada 2027.

Dalam masterplan, alun-alun tidak hanya disiapkan sebagai ruang terbuka hijau. Sejumlah fasilitas publik juga akan dibangun, seperti water playground, dua area bermain anak, gym outdoor, area senam, dan shelter untuk bersantai.


Sisi utara yang direhabilitasi memiliki luas sekitar 43.130 meter persegi. Dari luasan tersebut, sekitar 18.073 meter persegi direncanakan menjadi ruang terbuka hijau (RTH). Pemkab juga menyiapkan ruang untuk aktivitas ekonomi. Salah satunya melalui kantin konsep semi-basement yang dilengkapi 16 kios untuk mendukung aktivitas UMKM.

 

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (PKP CK) Kabupaten Bojonegoro, Satito Hadi, mengatakan tahap pertama memang difokuskan pada sisi utara.

“Tahap I di 2026 ini sisi utara saja. Jadi diharapkan alun-alun akan jadi ruang publik bagi masyarakat semua. Rencananya ada ruang bermain dan taman air atau water playground,” ujarnya.

Selain ruang bermain dan olahraga, fasilitas toilet umum juga masuk dalam penataan. Rancangannya terdiri dari 7 toilet pria, 11 urinoir, dan 14 toilet wanita.    


Satito berharap, setelah ditata, alun-alun dapat menjadi ruang publik yang lebih banyak dimanfaatkan masyarakat. Tidak hanya untuk berkumpul, tetapi juga berolahraga, berekreasi, hingga menjalankan aktivitas ekonomi.

 

Dengan konsep tersebut, Pemkab Bojonegoro ingin menjadikan alun-alun sebagai ruang publik yang lebih nyaman, hijau, dan multifungsi, sekaligus memberi ruang bagi UMKM dan aktivitas masyarakat.

Editor :