KLIKJATIM.Com | Surabaya – Gubernur Jawa Timur sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mendorong Gerakan Pramuka agar tidak hanya menjadi wadah pembentukan karakter, melainkan juga mengambil peran aktif dalam memperkuat ketahanan pangan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Pesan tersebut ditegaskan Gubernur Khofifah saat memimpin Apel Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 Kwarda Jatim yang digelar di Lapangan Rektorat Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Rabu (2/9/2026).
Peringatan Hari Pramuka tahun ini mengusung tema "Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045". menurut Khofifah, tema tersebut mencakup tiga pilar utama: modernisasi organisasi, kontribusi nyata pada swasembada pangan, dan penyiapan pemimpin masa depan.
"Persaingan global membutuhkan generasi yang berkarakter, tangguh, adaptif, mampu bekerja sama, peduli, dan bertanggung jawab. Di sinilah Gerakan Pramuka memiliki peran strategis karena membentuk karakter melalui pengalaman nyata," ujar Gubernur Khofifah.
Gubernur Khofifah menyoroti potensi besar Jawa Timur sebagai lumbung pangan nasional. Berdasarkan data BPS Jatim, produksi padi Jatim sepanjang tahun 2025 mencapai 10,44 juta ton Gabah Kring Giling (GKG) atau setara 6,03 juta ton beras. Sementara pada potensi produksi periode Januari–Oktober 2026, produksi padi Jatim diproyeksikan mencapai 9,86 juta ton GKG (tumbuh 5,13 persen secara year-on-year).
Melihat besarnya potensi tersebut, Khofifah mendorong penyelarasan program kepramukaan dengan sektor pertanian daerah.
"Saya menyambut baik semangat 'Satu Gugus Depan, Satu Ketahanan Pangan' yang dapat disinergikan dengan Program Sekolah Inovasi Ketahanan Pangan (SIKAP) Provinsi Jawa Timur. Saya juga mengapresiasi kolaborasi Gerakan Pramuka dengan perguruan tinggi, termasuk Unesa, dalam membuka akses pendidikan bagi Pramuka berprestasi melalui beasiswa," terangnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah menyerahkan sejumlah Lencana Tanda Penghargaan kepada kepala daerah dan tokoh yang berkontribusi besar bagi pengembangan Pramuka di Jawa Timur:
- Lencana Melati: Rektor Unesa Nurhasan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, Kadisdik Jatim Aries Agung Paewai, dan Kadinkes Jatim Erwin Astha Triyono.
- Lencana Dharma Bakti: Ka. Kanwil Kemenag Jatim Akhmad Sruji Bahtiar dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
- Lencana Karya Bakti: Ka. Kwarcab Pramuka Sumenep Wahyu Kurniawan Pribadi.
- Lencana Pancawarsa Utama: Mukti Utomo.
- Pramuka Teladan: Muhammad Tsani Ainan Salsabyl, Hamdan Farrasy, dan Helga Erdi Valencia.
Selain itu, penghargaan khusus diserahkan kepada Rektor Unesa atas dukungan Jalur Prestasi Beasiswa 8 Semester, Pemkab Trenggalek atas konsistensi Perkemahan Wirakarya, Pemkot Malang serta Bupati Jember Muhammad Fawait atas dukungan penuh pada Kontingen Jamnas XII 2026, serta kepada para pemenang Festival Ketahanan Pangan dan Lomba Fotografi Pramuka Produktif
Editor : Fatih