klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Dukung Budaya #Cari_Aman, Safety Riding Center MPM Honda Jatim Jadi Pusat Edukasi Keselamatan Berkendara

avatar Much Taufiqurachman Wahyudi
  • URL berhasil dicopy
Keselamatan berkendara merupakan fondasi utama dalam menciptakan lalu lintas yang aman, nyaman, dan tertib.
Keselamatan berkendara merupakan fondasi utama dalam menciptakan lalu lintas yang aman, nyaman, dan tertib.

KLIKJATIM.Com | Sidoarjo – Keselamatan berkendara merupakan fondasi utama dalam menciptakan ketertiban lalu lintas yang aman dan nyaman. Sejalan dengan komitmen kampanye sosial #Cari_Aman, PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim), distributor sepeda motor Honda wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur, terus memperkuat edukasi melalui keberadaan Safety Riding Center yang berlokasi di MPM Learning Center, Sedati, Kabupaten Sidoarjo.

Fasilitas edukasi yang dibangun sesuai standar tinggi Honda ini terbuka bagi berbagai lapisan masyarakat, mulai dari kalangan pelajar, mahasiswa, komunitas sepeda motor, karyawan swasta, hingga jajaran instansi pemerintah.

Langkah ini menjadi bukti konkret partisipasi MPM Honda Jatim dalam membangun kesadaran berkendara yang bertanggung jawab dan berkelanjutan melalui metode pembelajaran terstruktur, interaktif, serta berbasis praktik langsung.

Mengusung konsep learning by doing, para peserta pelatihan tidak sekadar menerima wawasan teori keselamatan, tetapi juga langsung mempraktikkannya di area lintasan yang dirancang menyerupai karakteristik jalan raya.

Metode simulasi langsung ini terbukti efektif dalam melatih penguasaan teknik dasar sekaligus mengasah kepekaan mengantisipasi berbagai potensi bahaya di jalan (hazard perception).

Safety Riding Center MPM Honda Jatim dilengkapi dengan fasilitas penunjang modern, seperti ruang kelas edukasi yang nyaman, lintasan praktik komprehensif, simulator berkendara (Honda Riding Trainer), serta beragam media peraga interaktif. Seluruh program materi dirancang mengacu pada standar PT Astra Honda Motor (AHM) dengan dipandu langsung oleh instruktur keselamatan yang telah tersertifikasi.

Materi pelatihan mencakup penguasaan postur berkendara yang presisi, teknik pengereman yang tepat, keterampilan menjaga keseimbangan, teknik menaklukkan tikungan, hingga pemahaman etika berlalu lintas.

Selain itu, para peserta senantiasa diingatkan pentingnya kelengkapan berkendara standar, seperti penggunaan helm berlogo SNI, jaket pelindung, dan sarung tangan sebagai bagian wajib dari keselamatan gaya hidup sehari-hari.

Tidak hanya mengasah kemampuan fisik dan teknik olah kemudi, program pelatihan ini konsisten menanamkan nilai-nilai kepedulian antar sesama pengguna jalan dan sikap disiplin dalam berlalu lintas.

Marketing Communication & Development Division Head MPM Honda Jatim, Suhari, menegaskan bahwa kehadiran Safety Riding Center merupakan wadah nyata perusahaan untuk mengedukasi publik demi menurunkan angka kecelakaan lalu lintas.

"Keselamatan berkendara tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mengendarai sepeda motor, tetapi juga oleh pengetahuan, sikap, dan kepedulian terhadap pengguna jalan lainnya. Melalui Safety Riding Center, kami ingin menghadirkan sarana edukasi yang dapat dimanfaatkan berbagai kalangan untuk belajar dan meningkatkan keterampilan berkendara sesuai semangat kampanye #Cari_Aman. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang menjadikan keselamatan sebagai bagian dari gaya hidup saat berkendara," ungkap Suhari.

Setiap tahunnya, fasilitas yang bertempat di Sedati ini menjadi pusat pelatihan keselamatan yang mengedukasi ribuan peserta dari berbagai latar belakang. Pelatihan di lokasi pusat ini juga diimbangi dengan aksi edukasi langsung (outreach) yang menjangkau sekolah, kampus, hingga berbagai instansi publik di seluruh wilayah Jawa Timur dan NTT.

Melalui keberadaan Safety Riding Center ini, MPM Honda Jatim berharap kesadaran kolektif masyarakat makin terbangun bahwa aspek keselamatan bukan sekadar kepatuhan pada aturan, melainkan kebutuhan mendasar untuk mewujudkan perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan menyenangkan.

Editor :