KLIKJATIM.Com | Sumenep – Empat pelajar bersama seorang guru dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sumenep, Madura, mencatatkan prestasi membanggakan di bidang literasi. Lima karya tulis yang mengusung kekayaan budaya lokal Sumenep resmi diterbitkan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) hingga berhasil menembus panggung literasi nasional.
Kelima buku karya literasi tersebut merupakan hasil kolaborasi dari Nazhifah Alilah Nida, Narisa Putri, Queena El-Kanza Abidah Wafa, serta Arini Rif'atul Arifah dari kelas XI-A, dengan pendampingan langsung oleh guru pembimbing Heri Budianto.
Karya-karya tersebut lahir dari proses kreatif seusai mereka mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepenulisan Berbasis Budaya Lokal yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumenep.
Lewat untaian tulisan yang memuat nilai sejarah dan kearifan lokal, para penulis muda ini mengangkat beragam tradisi, kesenian, hingga peninggalan budaya khas Sumenep dalam kemasan populer yang mudah dipahami oleh masyarakat umum. Keberhasilan terbitnya karya ini menjadi bukti nyata bahwa kekayaan budaya daerah mampu mendapat tempat dan apresiasi tinggi di tingkat nasional.
Kepala MAN Sumenep, Zaini Mukhsin, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian para siswa dan guru pembimbing yang dinilai sukses mengabadikan warisan budaya melalui media literasi.
"Ini adalah kreasi literasi yang membanggakan. Penulisan berbasis budaya lokal bukan sekadar mengasah keterampilan merangkai kata, tetapi juga bentuk nyata dari penguatan identitas dan rasa bangga terhadap warisan leluhur," ujar Zaini Mukhsin, Selasa (28/7/2026).
Zaini menambahkan, capaian prestasi ini tidak terlepas dari perpaduan semangat tinggi para pelajar, dukungan penuh dari pemerintah daerah melalui dinas terkait, serta proses pendampingan yang berjalan secara optimal sepanjang masa penulisan.
Pihak sekolah berharap keberhasilan penulisan buku ini dapat memicu motivasi bagi para peserta didik lainnya untuk terus berkarya dan mengeksplorasi potensi daerah melalui tulisan.
"Capaian ini bukti nyata bahwa narasi kearifan lokal Sumenep mampu menembus batas. Kami berharap karya buku ini menjadi inspirasi lahirnya karya-karya hebat berikutnya dari bumi Sumenep untuk Indonesia," pungkasnya.
Editor : Fatih