KLIKJATIM.Com | Jember – Operasi pencarian korban kecelakaan laut di Pantai Sruni Payangan, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, membuahkan hasil pada hari ketiga. Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu dari dua bersaudara yang dilaporkan terseret ombak. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (1/6) pagi.
Korban teridentifikasi bernama Barokatul Hidayat (27), warga Dusun Karang Kebun, Desa Suci, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember. Ia merupakan sang kakak dari dua bersaudara yang hilang terseret arus saat berwisata beberapa hari lalu.
Koordinator Pos SAR Jember, S. Jefri, menjelaskan bahwa jasad korban ditemukan sekitar pukul 05.30 WIB dalam kondisi terapung di permukaan air, berjarak sekitar 1,2 kilometer dari titik lokasi kejadian kecelakaan laut (LKK).
“Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi satu korban dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan terapung di permukaan air tidak jauh dari lokasi kejadian, sekitar 1,2 kilometer dari titik awal kejadian,” ujar Jefri.
Saat ditemukan dan dievakuasi oleh petugas, adapun detail kondisi korban. Korban mengenakan kaus berwarna cokelat dan celana pendek hitam dalam kondisi lengkap dan tdak ditemukan luka luar yang signifikan pada tubuh korban.
Jenazah langsung dilarikan ke Puskesmas Sabrang, Kecamatan Ambulu, untuk proses identifikasi lebih lanjut oleh Tim Inafis kepolisian dan konfirmasi pihak keluarga.
Kapolsek Ambulu, AKP Solikhan Arief, menyatakan bahwa pihak keluarga telah menerima kejadian ini murni sebagai musibah. "Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi. Setelah proses identifikasi selesai, jenazah langsung diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan," terang AKP Solikhan Arief.
Meski satu korban telah dievakuasi, operasi SAR di pesisir selatan Jember ini belum ditutup. Tim gabungan masih berjuang melawan kendala alam untuk menemukan satu korban lainnya.
Korban dalam pencarian bernama Rifki Abdullah (22) — adik kandung korban Barokatul Hidayat. Namun ada kendala lapangan dengan tingginya ombak di sekitar lokasi kejadian yang cukup menyulitkan pergerakan tim.
“Operasi SAR masih berlanjut. Hari ini kami melanjutkan pencarian terhadap satu korban yang masih belum ditemukan,” tegas Jefri.
Hingga Senin siang, unsur SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, relawan, nelayan, hingga warga setempat terus bersiaga dan melakukan penyisiran secara intensif dengan memperluas area radius dari titik awal hilangnya korban.
Editor : Fatih