KLIKJATIM.Com | Jember – Suasana hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN Curahnongko 3, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, menghadirkan potret berbeda. Jika banyak sekolah dasar menerima puluhan hingga ratusan peserta didik baru, sekolah yang berada di wilayah pinggiran ini hanya menyambut tujuh murid baru pada tahun ajaran 2026/2027.
Tujuh peserta didik tersebut terdiri dari enam siswa laki-laki dan satu siswa perempuan. Meski jumlahnya sedikit, mereka mendapat sambutan hangat melalui pemberian tas dan sepatu dari komite sekolah sebagai penyemangat memasuki jenjang pendidikan dasar.
Kepala SDN Curahnongko 3, Joko Tunggal, mengatakan jumlah peserta didik baru tahun ini meningkat dibandingkan tahun ajaran sebelumnya yang hanya menerima satu murid.
"Alhamdulillah, tahun ini kami mendapatkan tujuh siswa baru. Ini hasil kerja sama guru, komite sekolah, masyarakat, dan pemerintah desa dalam mengenalkan sekolah kepada masyarakat," ujarnya.
Menurut Joko, sebelum pelaksanaan penerimaan peserta didik baru, pihak sekolah bersama komite aktif melakukan sosialisasi ke sejumlah taman kanak-kanak (TK) di sekitar Kecamatan Tempurejo untuk memperkenalkan keberadaan sekolah.
Ia mengakui lokasi sekolah yang berada di daerah pinggiran menjadi tantangan tersendiri dalam menarik minat masyarakat. Masih ada orang tua yang ragu menyekolahkan anaknya karena jumlah siswa relatif sedikit.
"Tahun lalu kami hanya menerima satu siswa baru. Sekarang anak itu sudah naik ke kelas dua dan masih sendirian di kelasnya. Tahun ini bertambah menjadi tujuh siswa. Bagi kami ini merupakan perkembangan yang patut disyukuri," katanya.
Sebagai bentuk dukungan kepada para murid baru, salah satu anggota komite sekolah secara sukarela memberikan bantuan berupa tas dan sepatu untuk seluruh peserta didik baru.
Joko menegaskan bantuan tersebut berasal dari donasi pribadi anggota komite sekolah dan bukan menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
"Kami ingin memberikan semangat kepada anak-anak agar lebih antusias bersekolah. Bantuan ini murni dari komite sekolah, bukan dari dana BOS," pungkasnya.
Editor : Abdul Aziz Qomar