klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

PT Garam Tak Muncul, DPRD Sampang Tegaskan Akan Panggil Ulang

avatar fadil
  • URL berhasil dicopy
Pengurus Forum Masyarakat Camplong (FMC) saat beraudiensi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang namun tidak dihadiri PT Garam
Pengurus Forum Masyarakat Camplong (FMC) saat beraudiensi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang namun tidak dihadiri PT Garam

KLIKJATIM.Com | Sampang - Forum Masyarakat Camplong (FMC) menggelar audiensi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang untuk mempertanyakan pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) oleh PT Garam.

Namun, dalam forum resmi tersebut, perwakilan PT Garam tidak hadir tanpa keterangan yang jelas. Hal ini memicu kekecewaan sekaligus tanda tanya dari masyarakat dan anggota dewan.

Perwakilan FMC, Syam, menyampaikan kekecewaannya karena upaya dialog tersebut bukan kali pertama dilakukan. Ia menilai, keberadaan PT Garam yang beroperasi di Kecamatan Camplong seharusnya memberikan dampak positif, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Akan tetapi, menurutnya, masyarakat terdampak belum merasakan manfaat tersebut.

Menanggapi hal itu, anggota Komisi II DPRD Sampang, Mohammad Nur Mustakim, menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam. Ia menilai ketidakhadiran perusahaan dalam forum tersebut sebagai bentuk ketidakseriusan dalam menghargai lembaga legislatif maupun aspirasi masyarakat.

“Kami akan menjadwalkan ulang audiensi ini dan memastikan pihak PT Garam hadir. Ini menyangkut hak masyarakat dan harus ada kejelasan,” ujarnya, Senin (20/4/2026).

Sementara itu, Manager Hubungan Korporasi PT Garam, Wawan Wahyudianto, menyatakan perusahaan pada prinsipnya menghormati dan mendukung setiap forum dialog yang bertujuan membangun komunikasi konstruktif antara masyarakat, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya.

Terkait ketidakhadiran tersebut, Wawan menjelaskan bahwa perusahaan baru menerima informasi mengenai pelaksanaan audiensi sekitar satu jam sebelum acara dimulai.

“Keterbatasan waktu tersebut belum memungkinkan perusahaan untuk mempersiapkan kehadiran secara optimal maupun menugaskan perwakilan yang tepat untuk mengikuti forum tersebut,” katanya.

Selain itu, ia menyebut undangan audiensi pada awalnya ditujukan kepada Bupati Sampang, sehingga PT Garam tidak tercantum sebagai pihak yang diundang secara langsung.

“Kondisi ini menyebabkan alur penyampaian informasi kepada perusahaan menjadi terlambat,” ujarnya.

PT Garam menegaskan komitmennya untuk membuka ruang komunikasi konstruktif dengan masyarakat Camplong, DPRD Kabupaten Sampang, serta Pemerintah Kabupaten Sampang.

“Perusahaan memandang dialog sebagai langkah penting dalam membangun pemahaman bersama dan mendorong terciptanya solusi yang baik bagi semua pihak,” ucapnya.

Ke depan, PT Garam berharap koordinasi dan penyampaian informasi dapat dilakukan lebih awal agar partisipasi perusahaan dalam forum dialog serupa dapat berjalan optimal.

“PT Garam tetap berkomitmen menjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat serta mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Editor :