KLIKJATIM.Com | Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmen penuh Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendukung proses revalidasi UNESCO Global Geopark (UGG) untuk kawasan Geopark Ijen. Penegasan ini disampaikan saat Gubernur Khofifah menerima audiensi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dan Bupati Bondowoso Abdul Hamid Hakim di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Selasa (14/4).
Dalam pertemuan strategis tersebut, Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa revalidasi merupakan proses evaluasi menyeluruh yang wajib dilaksanakan setiap empat tahun. Hal ini bertujuan memastikan pengelolaan geopark tetap memenuhi standar internasional ketat yang ditetapkan oleh UNESCO.
Pemprov Jatim memberikan atensi besar terhadap agenda ini mengingat Geopark Ijen telah menjadi salah satu ikon kebanggaan Jawa Timur di mata dunia.
"Pemprov Jatim memberi atensi besar revalidasi UNESCO Global Geopark sebab Geopark Ijen telah melalui siklus penuh pengakuan internasional serta memastikan kualitas yang berkelanjutan melalui revalidasi tahun 2026," ujar Gubernur Khofifah.
Khofifah menekankan bahwa aspek yang akan dinilai oleh asesor tidak hanya mencakup kondisi fisik yang ada saat ini, tetapi juga perkembangan, inovasi, dan capaian nyata yang telah dilakukan sejak penetapan sebelumnya.
Hasil evaluasi tersebut akan menentukan masa depan Ijen dalam jaringan UGG, apakah tetap menyandang status Green Card (dipertahankan), Yellow Card (perlu perbaikan), atau risiko terburuk yakni Red Card (pencabutan status).
"Kami ingin melihat langsung progres dan kesiapan seluruh pemangku kepentingan saat asesor melakukan penilaian," ungkapnya.
Lebih lanjut, Khofifah menyampaikan bahwa mempertahankan status Green Card memiliki dampak yang sangat strategis. Selain sebagai pengakuan internasional, status ini menjadi magnet bagi peningkatan kunjungan wisata minat khusus, peluang investasi baru, serta motor penggerak ekonomi kerakyatan melalui pelestarian lingkungan dan budaya.
"Dengan semangat gotong royong dan komitmen yang kuat, kami tidak sekadar mempertahankan status UNESCO Global Geopark tetapi menjadikannya model geopark berkelanjutan tingkat global," tegas gubernur perempuan pertama di Jawa Timur tersebut.
Menutup arahannya, Khofifah mengharapkan sinergi berkelanjutan dari pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, hingga masyarakat luas. Ia menilai keberadaan Geopark Ijen telah terbukti memberikan dampak positif bagi pemberdayaan masyarakat, pengembangan pendidikan, hingga kegiatan penelitian di wilayah Banyuwangi dan Bondowoso.
"Dari sisi pemberdayaan masyarakat, pendidikan, kebudayaan, penelitian Ijen geopark sangat berdampak bagi masyarakat Banyuwangi dan Bondowoso," pungkasnya.
Editor : Fatih