klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Dukung Industri Data Center, PLN Siap Suplai Listrik Andal untuk Ekspansi BDx

avatar Much Taufiqurachman Wahyudi
  • URL berhasil dicopy
Penandatangan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) antara PLN yang diwakili Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Jawa Barat.
Penandatangan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) antara PLN yang diwakili Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Jawa Barat.

KLIKJATIM.Com | Jakarta – PT PLN (Persero) menjalin kerja sama strategis dengan PT Starone Mitra Telekomunikasi (BDx Data Centers) untuk mengembangkan infrastruktur kelistrikan berkapasitas total 1,2 gigawatt (GW). Pasokan listrik skala besar ini dialokasikan bagi kawasan pusat data (data center) berbasis Artificial Intelligence (AI) dan layanan digital di Indonesia.

Kolaborasi ini menjadi bukti nyata komitmen PLN dalam mendukung pertumbuhan ekosistem industri digital nasional melalui penyediaan pasokan energi listrik yang andal dan berkelanjutan.

Dukungan tersebut mencakup penyediaan pasokan listrik sebesar 788 MVA untuk site CGK4 di Jatiluhur, Jawa Barat pada tahap awal. Kerja sama kemudian dilanjutkan dengan penguatan kapasitas kelistrikan sebesar 60 MVA untuk site CGK3A di Cilandak, Jakarta Selatan, serta pengembangan jaringan tegangan tinggi sebesar 385 MVA untuk site CGK5 di kawasan industri Suryacipta, Jawa Barat.

CEO BDx Indonesia, Agus Hartono Wijaya, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PLN atas pelayanan optimal yang diberikan selama ini. Menurutnya, kepastian energi sangat penting bagi operasional fasilitas pusat data yang identik dengan komputasi berperforma tinggi.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada PLN yang selama ini telah menjadi mitra strategis dalam mendukung keandalan operasional fasilitas data center milik BDx Indonesia,” ujar Agus usai penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) di Kantor PLN Pusat.

Ia menambahkan, keandalan sistem kelistrikan dan kesiapan infrastruktur PLN memberikan rasa aman bagi BDx untuk mengeksekusi ekspansi kapasitas pusat data secara berkelanjutan di tanah air.

“Melalui kolaborasi ini, kami dapat membangun infrastruktur yang tangguh dan siap mendukung kebutuhan AI, sekaligus memenuhi permintaan jangka panjang dari perusahaan hyperscaler dan beban kerja digital yang berdaulat,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, menegaskan kesiapan penuh PLN dalam mengawal pertumbuhan industri data center di Indonesia. Ia menilai kebutuhan energi sektor ini akan terus meroket seiring dengan masifnya transformasi digital nasional.

“Pertumbuhan industri data center di Indonesia, khususnya yang berbasis AI, membutuhkan dukungan listrik yang tidak hanya besar secara kapasitas, tetapi juga andal dan stabil. Kami memahami bahwa kepastian energi adalah jantung dari infrastruktur digital ini. Karena itu, PLN siap memastikan BDx Indonesia dapat berekspansi secara optimal,” tegas Adi.

Rencananya, penyaluran daya untuk site CGK4 di Jatiluhur akan dipasok secara bertahap dalam tiga fase. Tahap I sebesar 2 x 150 MVA, tahap II meningkat menjadi 2 x 265 MVA, dan tahap III mencapai kapasitas akhir sebesar 2 x 380 MVA.

Untuk menjamin keandalan pasokan energi tersebut, PLN tengah membangun Gardu Induk (GI) 150 kilovolt (kV) Jatiluhur Baru yang akan terkoneksi langsung ke kawasan pusat data BDx. PLN juga telah menyiapkan dua line bay khusus pada gardu induk tersebut agar pelayanan kelistrikan di Site CGK4 berjalan optimal.

Lebih jauh, Adi memaparkan bahwa sinergi jangka panjang antara PLN dan BDx Indonesia ini membawa dampak signifikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional, terutama melalui investasi di sektor teknologi tinggi.

“Sinergi ini bukan sekadar jual beli listrik, melainkan kolaborasi strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui investasi di sektor teknologi tinggi. PLN terus bertransformasi menjadi mitra andal bagi seluruh investor digital di tanah air,” pungkas Adi. 

Editor :