KLIKJATIM.Com | Sampang – Upaya membangun masyarakat Madura yang lebih sejahtera dan melek hukum terus digencarkan oleh jajaran legislatif. Anggota DPRD Jawa Timur, Nurul Huda, menggelar sosialisasi bertajuk "Membangun Masyarakat Madura yang Sejahtera dan Berbudaya" di Pondok Pesantren (Ponpes) Komarom Muniro, Dusun Ombul, Desa Apaan, Kecamatan Pangarengan, Minggu (12/4/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi warga dan pemuda setempat untuk mendapatkan wawasan baru mengenai solusi kehidupan yang lebih baik serta pemahaman hukum yang mendalam.
Hadir mewakili Nurul Huda (yang juga menjabat sebagai Ketua KNPI Kabupaten Sampang), Tenaga Ahli sekaligus pengurus DPD KNPI Sampang, Wafi Anas, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas antusiasme masyarakat dan sambutan hangat pihak pesantren.
"Saya mewakili Ra Huda mengucapkan terima kasih kepada pengasuh Ponpes Komarom Muniro yang telah memfasilitasi tempat penyelenggaraan kegiatan ini," ujar Wafi.
Wafi menjelaskan bahwa pemilihan Kecamatan Pangarengan sebagai lokasi perdana sosialisasi ini bukanlah tanpa alasan. Menurutnya, dukungan solid dari pemuda Pangarengan memiliki andil besar dalam menghantarkan Ra Huda menuju kursi DPRD Jawa Timur.
"Ini adalah bentuk terima kasih nyata dari beliau. Komitmen Ra Huda terhadap organisasi kepemudaan dan kesejahteraan masyarakat di Sampang, khususnya Pangarengan, tidak perlu diragukan lagi," imbuhnya.
Tujuan utama dari sosialisasi ini adalah untuk membangun kesadaran kolektif mengajak masyarakat Madura untuk lebih proaktif dalam meningkatkan taraf hidup.
Selain itu memberikan pngetahuan baru melalui literasi terkait cara menjalani kehidupan yang lebih sejahtera dengan tetap menjaga nilai-nilai budaya Madura. Serta mempererat silaturahmi menjaga soliditas antara wakil rakyat dengan basis pemuda dan warga desa.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diharapkan dapat menjadi jembatan komunikasi yang berkelanjutan.
"Semoga soliditas dan silaturahmi antara Ra Huda dan pemuda serta masyarakat Kecamatan Pangarengan ini terus berlanjut," pungkas Wafi.
Editor : Fatih