KLIKJATIM.Com | Lamongan - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lamongan bersama Pemerintah Kabupaten Lamongan resmi menyepakati perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026.
Kesepakatan ini diambil dalam Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Lamongan, Senin (30/3/2026).
Dalam rapat tersebut, ditetapkan sebanyak 12 judul Rancangan Propemperda 2026, yang terdiri dari 4 judul inisiatif DPRD dan 8 judul usulan Pemerintah Daerah.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi (Pak Yes), menyampaikan apresiasi atas disetujuinya penambahan satu judul krusial dalam Propemperda tersebut, yakni mengenai Penyertaan Modal Daerah kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Lamongan.
Langkah ini diambil sebagai komitmen pemenuhan kebutuhan air minum berkualitas yang telah tertuang dalam RPJMD 2025-2039. Pak Yes menjelaskan bahwa pemerintah daerah akan melakukan penyertaan modal berupa aset tanah untuk mendukung pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Plosowahyu.
“Sebagai langkah awal, dilaksanakan pembangunan IPA Plosowahyu dengan sistem penyediaan air minum 100 liter per detik. Pemerintah daerah memandang perlu melakukan penyertaan modal berupa tanah di Desa Plosowahyu seluas 4.000 meter persegi dan tanah Kantor Pusat PDAM di Jalan Lamongrejo seluas 2.300 meter persegi,” terang Pak Yes.
Penyertaan modal ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi dan distribusi air minum, meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan perusahaan, serta mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menjamin akses masyarakat terhadap air minum yang aman, sehat, dan sesuai standar kesehatan.
Selain membahas Propemperda, agenda paripurna juga berlanjut pada Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Akhir Tahun Anggaran 2025.
Dalam laporannya, Bupati Yes memaparkan berbagai capaian program pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik sepanjang tahun 2025. Ia menekankan bahwa keberhasilan yang diraih adalah hasil dari budaya kerja yang agile, inovatif, kolaboratif, dan adaptif.
“Sinergi dan dukungan konstruktif dari pimpinan serta anggota DPRD, Forkopimda, tokoh masyarakat, dunia usaha, hingga insan pers menjadi kunci utama dalam mewujudkan masyarakat Lamongan yang sejahtera lahir dan batin,” ungkapnya di hadapan forum.
Bupati menegaskan bahwa seluruh capaian di tahun 2025 akan terus dirawat dan ditingkatkan agar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat di masa mendatang.
Editor : Fatih