klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

KA Sri Tanjung Sambar Nenek Saat Melintas di Rel KA Sumberwaru Jember

avatar Muhammad Hatta
  • URL berhasil dicopy
Polisi, Polsuska, Tim Medis, mengevakuasi jasad korban usai ditemper KA Sri Tanjung di Kecamatan Sumberwaru Jember
Polisi, Polsuska, Tim Medis, mengevakuasi jasad korban usai ditemper KA Sri Tanjung di Kecamatan Sumberwaru Jember

KLIKJATIM.Com | Jember  - Seorang perempuan lanjut usia tewas mengenaskan setelah tertabrak kereta api Sri Tanjung di perlintasan rel wilayah Dusun Sadengan, Desa Rowotengah, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember,  Sabtu (28/3/2026).

Korban yang diketahui bernama Mikaya alias Bu Sani (66), warga Desa Pondok Dalem, Kecamatan Semboro, Jember, Jawa Timur, dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian dengan kondisi tubuh terpotong-potong menjadi beberapa bagian.

Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. 

Menurut Kapolsek Sumberbaru, AKP Joko Sumargo kecelakaan bermula saat korban berjalan kaki seorang diri dari rumahnya menuju kediaman anaknya di wilayah Dusun Tayeng. Untuk sampai ke tujuan, korban memilih melintas melalui jalur rel kereta api di Dusun Sadengan.

Saat korban berada di atas rel, dari arah timur ke barat melaju kereta api Sri Tanjung dengan nomor perjalanan KA 280. Diduga korban tidak menyadari atau tidak mendengar kedatangan kereta yang melaju, sehingga tabrakan pun tak terhindarkan.

Joko menjelaskan bahwa korban saat itu berjalan sendiri tanpa pendamping. “Korban hendak ke rumah saudaranya dengan melewati rel. Diduga tidak mendengar suara kereta yang melintas, sehingga terjadi kecelakaan,” ujarnya.

Benturan keras membuat kondisi tubuh korban sangat mengenaskan. Petugas yang datang ke lokasi bersama unsur Polsuska dan tenaga medis harus melakukan evakuasi dengan penuh kehati-hatian karena tubuh korban terpisah menjadi beberapa bagian. “Korban mengalami luka parah hingga tubuhnya terpotong-potong,” jelas Joko.

Mujianto, warga setempat yang mengetahui kejadian, mengaku sangat terpukul melihat insiden tersebut. “Saya kaget sekali, tidak menyangka akan terjadi seperti itu. Kami semua sangat prihatin, apalagi korban sudah lanjut usia dan sendirian saat kejadian,” ungkapnya.

Setelah proses evakuasi selesai, jenazah korban langsung dibawa ke ruang jenazah Puskesmas Tanggul untuk penanganan lebih lanjut. Pihak keluarga kemudian menerima jenazah untuk segera dimakamkan.

"Jenazah korban langsung dimakamkan oleh pihak keluarga," ujar Joko menambahkan.

Editor :