klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Arus Balik Lebaran Memuncak, Penumpang Terminal Arya Wiraraja Sumenep Melonjak Dua Kali Lipat

avatar Hendra
  • URL berhasil dicopy
MUDIK. Penumpang arus balik Lebaran di Terminal Arya Wiraraja Sumenep bersiap naik bus sambil membawa barang bawaan, di tengah lonjakan keberangkatan yang signifikan. (M.Hendra.E/Klikjatim.Com)
MUDIK. Penumpang arus balik Lebaran di Terminal Arya Wiraraja Sumenep bersiap naik bus sambil membawa barang bawaan, di tengah lonjakan keberangkatan yang signifikan. (M.Hendra.E/Klikjatim.Com)

KLIKJATIM.Com | Sumenep – Gelombang arus balik Lebaran 1447 H di Terminal Tipe A Arya Wiraraja, Kabupaten Sumenep, Madura, mengalami peningkatan tajam. Memasuki H+3 Lebaran pada Selasa (24/3/2026), jumlah penumpang yang berangkat dari terminal ini tercatat mencapai 1.482 orang dalam sehari.

Angka tersebut menunjukkan kenaikan drastis, yakni lebih dari dua kali lipat dibandingkan rata-rata harian normal yang biasanya hanya berada di kisaran 600 penumpang.

Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Arya Wiraraja Sumenep, Handoko Imam Hanafi, mengungkapkan bahwa tren kenaikan ini mulai terasa sejak H+1 Lebaran dan terus merangkak naik secara signifikan.

“Di H+3 ini tembus 1.400 lebih. Artinya kenaikannya lebih dari dua kali lipat dibanding hari biasa,” kata Imam saat dikonfirmasi pada Rabu (25/3/2026).

Imam menjelaskan, lonjakan ini dipicu oleh berakhirnya masa cuti bersama dan libur sekolah. Para perantau mulai kembali ke daerah asal untuk melanjutkan aktivitas rutin di sektor perkantoran maupun pendidikan.

Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran 2026, grafik kenaikan terlihat sangat konsisten. Pada H+1 Minggu, (22/3) sebanyak 791 penumpang, sementara pada H+2 Senin, (23/3) sebanyak 1.016 penumpang, dan pada H+3 Selasa, (24/3) sebanyak 1.482 penumpang.

“Dari data, jumlah penumpang terus naik. Untuk data H+4 masih dalam proses perekapan, namun biasanya trennya masih tinggi,” ujar Imam menambahkan.

Tingginya volume penumpang juga berbanding lurus dengan pergerakan kendaraan. Pada puncak H+3, tercatat sebanyak 107 armada bus diberangkatkan untuk melayani para pemudik yang hendak balik. Meskipun sempat terjadi kepadatan di titik keberangkatan pada jam-jam sibuk, situasi secara keseluruhan tetap terkendali.

Pihak terminal memastikan operasional tetap berjalan lancar dengan melakukan pengaturan jadwal yang ketat serta berkoordinasi dengan operator bus untuk menyiagakan armada tambahan pada trayek-trayek padat.

“Kami pastikan pelayanan tetap berjalan optimal. Jika terjadi lonjakan yang melebihi kapasitas armada reguler, kami langsung koordinasikan dengan pihak operator,” pungkasnya.

Editor :