klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Komisi I DPRD Minta DPMD Sumenep Buka Peta Jalan Pilkades Dua Tahap

avatar Hendra
  • URL berhasil dicopy
PARIPURNA. Pimpinan DPRD Sumenep bersama jajaran eksekutif mengikuti rapat resmi di ruang paripurna, membahas agenda strategis pemerintahan daerah. (doc. M.Hendra.E/Klikjatim.Com)
PARIPURNA. Pimpinan DPRD Sumenep bersama jajaran eksekutif mengikuti rapat resmi di ruang paripurna, membahas agenda strategis pemerintahan daerah. (doc. M.Hendra.E/Klikjatim.Com)

KLIKJATIM.Com | Sumenep - Pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) di Kabupaten Sumenep, Madura, mulai masuk radar pengawasan serius DPRD. 


Komisi I menegaskan komitmennya untuk mengawal penuh seluruh rangkaian agenda demokrasi tingkat desa tersebut, sejak tahap perencanaan hingga hari pemungutan suara.


Sekretaris Komisi I DPRD Sumenep, Saipur Rahman, menyebut pilkades sebagai agenda penting yang tidak boleh disiapkan secara serampangan. 


Menurutnya, seluruh aspek harus dirancang secara komprehensif, mulai dari payung hukum, mekanisme teknis, hingga kesiapan anggaran.


Ia menilai pengawasan sejak dini menjadi langkah krusial agar setiap tahapan berjalan sesuai aturan dan tidak memunculkan persoalan baru di kemudian hari.


Berdasarkan skema yang telah disusun, pilkades di Sumenep akan digelar dalam dua gelombang. Tahap awal dijadwalkan berlangsung pada 2027 dengan jumlah 246 desa. Sementara tahap berikutnya akan digelar pada 2029 di 84 desa.


Saipur memastikan, lembaganya akan berdiri di garis depan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai harapan publik. Transparansi dan akuntabilitas, kata dia, menjadi prinsip yang harus dijaga.


”Sebagai pimpinan Komisi I, pasti akan kita kawal,” tegasnya, Senin (18/5).


Sebagai tindak lanjut, Komisi I berencana memanggil seluruh pihak yang terlibat guna membahas kesiapan teknis dan administratif. Termasuk Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) sebagai leading sector dalam penyelenggaraan pilkades.


”Kami akan memanggil seluruh stakeholder terkait, termasuk DPMD, untuk membahas kesiapan menghadapi pilkades ini,” terangnya.


Ia berharap, dengan persiapan yang matang, pesta demokrasi desa di Kota Keris dapat berlangsung tertib, aman, dan tanpa gejolak. 


Lebih jauh, pilkades diharapkan mampu melahirkan kepala desa yang benar-benar bekerja untuk kepentingan warga.


”Kami akan kawal agar pelaksanaan pilkades ini berjalan kondusif, aman, dan lancar,” tandasnya.


Di sisi lain, Pelaksana Tugas Kepala DPMD Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, belum memberikan tanggapan terkait rencana tersebut. Upaya konfirmasi melalui nomor telepon yang biasa digunakan belum mendapat respons.

 

Editor :