KLIKJATIM.Com | Kediri -Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri, Jawa Timur, memfasilitasi pemudik untuk balik gratis dengan pemberangkatan dari Kota Kediri ke Jakarta dan Kediri ke Surabaya dengan menggunakan bus yang telah disediakan pemkot.
Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha mengemukakan Program Balik Gratis ini merupakan bentuk ikhtiar bersama untuk mengurangi kepadatan kendaraan pribadi.
"Ini ikhtiar bersama untuk mengurangi kepadatan kendaraan pribadi, menekan risiko kecelakaan, sekaligus membantu meringankan biaya perjalanan," katanya di Kediri, Selasa.
Ia menambahkan dalam program ini juga ada layanan cek kesehatan hasil kolaborasi Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri.
Pemkot Kediri, kata dia, ingin memastikan kepulangan ke tempat tugas maupun tempat belajar berlangsung aman dan nyaman.
"Setelah Lebaran biasanya kita menikmati banyak hidangan enak, yang manis, gurih, dan bersantan. Tidak ada yang salah, itu bagian dari kebahagiaan tetapi kesehatan tetap harus kita jaga. Cek kesehatan ini memastikan tekanan darah aman, kondisi tubuh siap, supaya berangkatnya tenang, sampainya pun nyaman," ucap Qowimuddin Toha.
Gus Qowim, sapaan akrabnya, mengatakan Program Balik Gratis 2026 ini diikuti 200 orang, dengan rincian 150 orang ke tujuan Jakarta dan 50 orang ke tujuan Surabaya.
Ia berpesan kepada para pemudik bahwa mereka adalah duta Kota Kediri sehingga saat ke Jakarta, Surabaya, Bekasi, dan kota-kota lainnya, sehingga diharapkan bisa membawa nama baik Kota Kediri, baik itu keramahan, religiusitasnya, dan semangat gotong-royongnya.
Pemkot Kediri, lanjutnya, juga terus berbenah mulai dari infrastruktur yang ditata, pelayanan publik diperbaiki, ekonomi kerakyatan dikuatkan, dan suasana kota dijaga agar tetap aman, nyaman, dan penuh keberkahan.
"Semua itu agar ketika bapak/ibu pulang nanti, entah untuk liburan, untuk menetap, atau bahkan untuk membangun usaha di kampung halaman. Kota Kediri sudah semakin membanggakan," katanya.
Salah satu pemudik yang mengikuti Program Balik Gratis, Isnan Munawar mengaku senang dan berharap program tersebut semakin bagus dari tahun ke tahun.
"Bagi saya yang mudik dengan jumlah tujuh orang ini sangat terbantu dengan program ini. Tahun kemarin saya juga Alhamdulillah mendapat kuota ikut program ini. Untuk tahun ini saya daftar di hari-hari terakhir dan Alhamdulillah dapat kuota. Pelayanan yang diberikan juga semakin meningkat ya dari tahun ke tahun," katanya.
Sementara itu proses pemberangkatan dilakukan di Terminal Tamanan Kota Kediri. Sebelum memberangkatkan Gus Qowim juga menempelkan stiker kepada bus, sebagai tanda bahwa bus yang digunakan ini telah lolos ramp check.
Dengan itu kondisi fisik bus layak dan aman untuk jalan, kelengkapan administrasi kendaraan juga terpenuhi, dan pengemudi juga dalam kondisi sehat.
Editor : Wahyudi