klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Diduga Akibat Aktivitas Sedot Bensin, Rumah Warga di Desa Kangayan Ludes Dilalap Si Jago Merah

avatar Hendra
  • URL berhasil dicopy
TERBAKAR : Api melalap rumah warga di Kangayan, Sumenep, saat subuh, menyebabkan bangunan dan isinya hangus terbakar. (Istimewa/Klikjatim.Com)
TERBAKAR : Api melalap rumah warga di Kangayan, Sumenep, saat subuh, menyebabkan bangunan dan isinya hangus terbakar. (Istimewa/Klikjatim.Com)

KLIKJATIM.Com | Sumenep – Insiden kebakaran hebat melanda Dusun Kambata, Desa Kangayan, Kabupaten Sumenep, Madura, pada Selasa pagi (24/3/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Peristiwa yang terjadi menjelang waktu subuh tersebut sontak mengejutkan warga dan memicu kepanikan luar biasa di sekitar lokasi kejadian.

Api melahap rumah milik Madawiya (42), seorang ibu rumah tangga, hingga rata dengan tanah. Kobaran api yang dengan cepat membesar menghanguskan seluruh bangunan beserta isinya sebelum warga sempat melakukan pemadaman secara maksimal dengan peralatan seadanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kebakaran diduga kuat berkaitan dengan aktivitas penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin di dalam rumah. Saat kejadian, korban diketahui sedang menyedot bensin yang rencananya akan dijual kembali (eceran).

Nahas, pada waktu yang bersamaan, Miswati (ibu korban) tengah memasak nasi di area luar rumah dengan jarak hanya sekitar empat meter dari titik penyimpanan BBM tersebut. Diduga kuat, uap bensin yang bersifat volatil (mudah menguap) tersambar oleh api dari aktivitas memasak, sehingga memicu ledakan kecil dan kobaran api besar.

“Sempat terdengar suara seperti letupan kecil, lalu api langsung membesar dengan cepat,” ungkap salah satu warga saksi mata di lokasi, Selasa (24/3/2026).

Akibat peristiwa memilukan ini, Madawiya mengalami luka bakar di bagian lengan kiri serta kedua kakinya. Beruntung, korban dilaporkan dalam kondisi sadar dan langsung dilarikan ke Puskesmas Kangayan untuk mendapatkan perawatan medis intensif.

Selain korban luka, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50 juta. Sebanyak 350 liter bahan bakar jenis Pertalite yang disimpan di dalam rumah ludes terbakar. Api juga menghanguskan gudang, berbagai perabotan rumah tangga, serta dua unit sepeda motor yakni Honda Vario dan Beat Street milik korban.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti maupun detail kronologi dari otoritas berwenang.

Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dalam menyimpan bahan bakar di area pemukiman yang berdekatan dengan sumber api.

Editor :