KLIKJATIM.Com | Sumenep - Aktivitas transportasi laut di Pelabuhan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura, tetap berlangsung normal selama periode Lebaran 2026.
Sejak Sabtu, 21 Maret 2026, tercatat tiga armada kapal beroperasi melayani arus keberangkatan dan kedatangan penumpang.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget, Azwar Anas, menyampaikan bahwa kondisi pelabuhan terpantau aman dan seluruh kegiatan pelayaran berjalan kondusif tanpa hambatan berarti.
Memasuki masa libur Lebaran, jumlah pengguna jasa transportasi laut masih tergolong stabil dan belum mengalami lonjakan signifikan.
Secara umum, situasi di pelabuhan dinilai terkendali dengan aktivitas operasional yang tetap berjalan sebagaimana biasanya.
Ia menjelaskan, kapal pertama yang berangkat adalah KMP Dharma Kartika pada pukul 10.07 WIB dari Pelabuhan Kalianget dengan rute menuju Pulau Raas dan Jangkar.
"Kapal tersebut mengangkut 14 penumpang yang seluruhnya menuju Raas, sementara tujuan Jangkar tidak terdapat penumpang," kata Anas, Minggu (22/3) siang.
Selain itu, kapal tersebut juga membawa sejumlah kendaraan, yakni tiga unit kendaraan golongan II serta dua unit kendaraan golongan IV atau mobil yang semuanya ditujukan ke Pulau Raas.
Kemudian, pada pukul 18.05 WIB, KMP Wicitra Dharma tiba di Pelabuhan Kalianget setelah menempuh perjalanan dari Jangkar dan Sapudi.
Dari kapal tersebut, sebanyak 62 penumpang turun, terdiri dari delapan orang dari Jangkar dan 54 orang dari Sapudi.
Untuk muatan kendaraan, kapal ini membawa tiga unit kendaraan golongan II dari Jangkar serta 12 unit dari Sapudi.
Selain itu, terdapat pula satu unit kendaraan golongan IV yang diturunkan di pelabuhan.
Pada malam harinya, sekitar pukul 23.05 WIB, KM Sabuk Nusantara 51 kembali beroperasi dengan rute menuju Pulau Kangean.
"Kapal perintis tersebut mengangkut 14 penumpang yang terdiri dari 11 orang dewasa dan tiga anak-anak," terangnya.
Tak hanya melayani penumpang, kapal tersebut juga mengangkut barang dengan total muatan mencapai dua ton guna memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan selama momen Lebaran.
Azwar Anas menegaskan, pihaknya terus melakukan pengawasan secara intensif terhadap seluruh aktivitas pelayaran, baik dari sisi operasional kapal maupun pergerakan penumpang dan distribusi logistik.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan serta kelancaran arus transportasi laut selama periode Lebaran tetap terjaga dengan baik.
Editor : Wahyudi