klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Kebakaran Dapur Rumah di Tegal Gede Jember Bikin Jamaah Tarawih Terkejut

avatar Muhammad Hatta
  • URL berhasil dicopy
Petugas pemadam kebakaran saat berusaha memadamkan api
Petugas pemadam kebakaran saat berusaha memadamkan api

KLIKJATIM.Com | Jember - Suasana khusyuk Salat Tarawih warga di Kelurahan Tegal Gede, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, mendadak berubah panik setelah muncul kepulan asap dari sebuah rumah pada Selasa (17/3/2026) malam, sekitar pukul 19.30 WIB.


Kebakaran diketahui berasal dari dapur rumah milik seorang warga bernama Ansori yang berada di Jalan Karang Sentra, Dusun Kerajaan Barat, RT 1 RW 6, tepat di belakang kawasan Perumahan Tegal Gede Residence.


Menurut laporan Anggota Mako A Damkar Pemkab Jember, Aris Setiawan, kejadian pertama kali dilaporkan oleh warga yang datang langsung ke pos pemadam kebakaran. 


“Sekitar pukul 19.30 WIB ada warga datang ke Mako Damkar melaporkan kebakaran dapur milik Bapak Ansori,” ujarnya saat dikonfirmasi sejumlah wartawan.


Peristiwa ini terjadi saat sebagian besar warga tengah melaksanakan Salat Tarawih di masjid sekitar lokasi. Kepanikan pun tak terhindarkan ketika asap tebal mulai terlihat.


Salah seorang warga yang minta namanya diinisial AY, menggambarkan situasi saat itu berlangsung cepat dan membuat jamaah berhamburan keluar. 


“Tiba-tiba ada yang teriak ‘kebakaran’, langsung jamaah pada keluar semua, suasananya panik sekali. Asap sudah tebal dari arah rumah, kami langsung lari ke lokasi,” ujarnya.


Warga kemudian berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya seperti ember dan air dari sekitar lokasi. 


“Kami ambil air sebisanya, pakai ember, tapi api cepat membesar, jadi kami takut dan akhirnya hubungi Damkar,” tambah warga lainnya.


Menindaklanjuti laporan tersebut, satu unit mobil pemadam kebakaran dari Mako A langsung diberangkatkan pada pukul 19.31 WIB dengan tujuh personel. 


Tim tiba di lokasi enam menit kemudian, tepatnya pukul 19.37 WIB, dan segera melakukan pemetaan area sebelum melakukan pemadaman.


Proses pemadaman berlangsung cukup intens hingga akhirnya api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya pada pukul 21.12 WIB. 


“Tim langsung melakukan pemetaan dan pemadaman setibanya di lokasi hingga api berhasil dipadamkan,” jelas Aris.


Dari hasil asesmen sementara, kebakaran hanya menghanguskan bagian dapur berukuran sekitar 6x8 meter persegi. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini.


"Sementara untuk kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp7 juta. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan," ujarnya.

Editor :