klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Pramuka Jatim Gandeng Unusa, Buka Jalur Khusus dan Beasiswa Masuk Fakultas Kedokteran

avatar Muhammad Hatta
  • URL berhasil dicopy
Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (YARSIS), Mohammad Nuh bersama Ketua Kwarda Pramuka Jawa Timur Arum Sabil
Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (YARSIS), Mohammad Nuh bersama Ketua Kwarda Pramuka Jawa Timur Arum Sabil

KLIKJATIM.Com | Jember  - Kerja sama antara Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur dengan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), resmi dijalin dalam agenda bertajuk “Sehat Mental, Cerdas Berprestasi: UNUSA Bersama Pramuka Jawa Timur”. 


Kegiatan yang digelar bersamaan dengan penyerahan bibit kepada Kwartir Cabang se-Jawa Timur itu. Menjadi langkah baru untuk mendorong kader Pramuka melanjutkan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi, khususnya di bidang kesehatan dan kedokteran.


Penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan di hadapan pengurus Pramuka se-Jawa Timur. Kerja sama tersebut membuka akses khusus, bagi anggota Pramuka untuk menempuh pendidikan di Unusa, termasuk di Fakultas Kedokteran yang telah terakreditasi unggul.


Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (YARSIS), Mohammad Nuh, mengatakan kerja sama ini bertujuan memperluas kesempatan pendidikan bagi kader Pramuka agar mampu berkembang hingga memiliki profesi yang bermanfaat bagi masyarakat.


“Agenda utamanya adalah kerja sama antara Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya di bawah naungan Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya dengan Kwarcab-Kwarcab di seluruh Jawa Timur. Kerja sama ini khususnya untuk akses pendidikan di Fakultas Kedokteran Unusa,” ujar Nuh saat dikonfirmasi usai acara di Jember, Selasa (19/5/2026).


Mantan Menteri Pendidikan Nasional RI itu menjelaskan, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui kualitas Fakultas Kedokteran Unusa yang telah memiliki akreditasi unggul, rumah sakit pendidikan sendiri, hingga program pendidikan dokter spesialis atau PPDS. 


Karena itu, melalui kerja sama tersebut, pihaknya membuka jalur khusus bagi kader Pramuka untuk masuk ke Fakultas Kedokteran maupun fakultas lain di Unusa.


“Nanti anak-anak yang berbasis Pramuka itu punya jalur khusus untuk masuk ke Fakultas Kedokteran di Unusa maupun fakultas-fakultas lain yang ada di Unusa. Kesempatan tersebut semakin terbuka,” katanya.


Menurutnya, gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan, tetapi juga memiliki pendidikan tinggi dan profesi yang jelas di masa depan.


“Para penggerak Pramuka ini tidak cukup hanya sekolah biasa. Kita harapkan mereka bisa sampai ke perguruan tinggi, memiliki profesi tertentu, sehingga kemanfaatannya akan semakin besar,” tambahnya.


Dalam kerja sama tersebut, Unusa juga menyiapkan berbagai skema pembiayaan pendidikan bagi anggota Pramuka. Mulai dari jalur beasiswa hingga skema mandiri untuk mempermudah akses pendidikan.


“Tentu ada banyak skema yang kita siapkan. Ada skema beasiswa, ada skema mandiri, yang penting mereka bisa menjadi mahasiswa Unusa,” ucap Nuh.


Sementara itu, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur masa bakti 2025–2030, Arum Sabil, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menilai kesempatan bagi anggota Pramuka untuk menempuh pendidikan kedokteran menjadi langkah besar yang selama ini dianggap sulit dijangkau.


“Saya mengucapkan terima kasih kepada Unusa yang telah memberikan kesempatan kepada adik-adik Pramuka untuk bisa menjadi bagian dari belajar ilmu pengetahuan tentang dunia kesehatan, yaitu untuk bisa menjadi dokter,” katanya.


Ia mengaku terkesan dengan sistem pendidikan di Fakultas Kedokteran Unusa yang tidak hanya menekankan akademik, tetapi juga kedisiplinan agar mahasiswa mampu lulus tepat waktu.


“Selama ini untuk menjadi dokter kesannya rumit dan memakan waktu panjang. Tapi saya melihat bagaimana Fakultas Kedokteran Unusa ini sangat luar biasa, bukan hanya akademiknya, tapi juga bagaimana disiplin ditanamkan agar mereka bisa lulus tepat waktu,” ujarnya.

Editor :