klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Petrokimia Gresik Gelar Bazar Ramadan LONTAR, Dorong UMKM Sekitar Perusahaan Naik Kelas

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Suasana Bazar Ramadan LONTAR Petrokimia Gresik yang menghadirkan berbagai produk kuliner dari kelompok UMKM masyarakat sekitar perusahaan. (Dok)
Suasana Bazar Ramadan LONTAR Petrokimia Gresik yang menghadirkan berbagai produk kuliner dari kelompok UMKM masyarakat sekitar perusahaan. (Dok)

KLIKJATIM.Com | Gresik – Petrokimia Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di lingkungan sekitar perusahaan melalui penyelenggaraan Bazar Ramadan LONTAR (Kelompok Jajanan Masyarakat Sekitar).

Kegiatan yang menjadi agenda tahunan ini dibuka oleh Vice President (VP) Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Petrokimia Gresik, Kadek Ardhika Widya Kresna, mewakili jajaran direksi.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menjelaskan bahwa bazar ini memanfaatkan tradisi masyarakat yang berburu takjil selama bulan suci Ramadan. Melalui kegiatan tersebut, perusahaan memfasilitasi para pelaku usaha kecil, khususnya ibu-ibu di sekitar perusahaan, untuk memasarkan produk jajanan mereka sehingga dapat meningkatkan pendapatan.

“Bazar ini digelar selama dua hari di halaman Kantor Pusat Petrokimia Gresik. Ribuan karyawan dan masyarakat sekitar berkesempatan berburu aneka takjil yang dijajakan para pelaku UMKM,” ujarnya.

Program Bazar Ramadan LONTAR telah rutin diselenggarakan sejak tahun 2023. Seluruh stan yang berpartisipasi merupakan kelompok binaan Petrokimia Gresik yang tergabung dalam LONTAR, yakni komunitas UMKM kuliner dari masyarakat sekitar perusahaan.

Daconi menyebutkan, setiap tahun kegiatan ini menunjukkan hasil yang positif. Penjualan para peserta bazar terus mengalami peningkatan sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi para pelaku UMKM, terlebih menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Alhamdulillah, kegiatan ini membawa berkah dan kebahagiaan bagi para pelaku UMKM. Menjelang Lebaran, tambahan penghasilan dari bazar ini tentu sangat membantu mereka,” katanya.

Lebih lanjut, ia berharap LONTAR dapat terus berkembang menjadi kelompok usaha yang lebih mandiri dan berdaya saing. Selain menjadi sarana pemasaran produk, bazar ini juga menjadi ruang interaksi antara masyarakat, pemerintah desa atau kelurahan, serta insan perusahaan.

Program LONTAR sendiri berawal dari kegiatan pelatihan pembuatan kue kering dan kue basah yang digelar Petrokimia Gresik dengan menghadirkan narasumber kompeten. Dari pelatihan tersebut, perwakilan ibu-ibu dari tujuh kelurahan dan satu desa kemudian membentuk kelompok usaha kecil yang berkembang menjadi LONTAR.

Kelompok tersebut berasal dari Kelurahan Kroman, Karangturi, Karangpoh, Lumpur, Tlogopojok, Ngipik, Sukorame, serta Desa Roomo.

“Kami berharap LONTAR dapat terus berkembang sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari program ini. Dengan semangat kebersamaan dan dukungan berbagai pihak, kami optimistis ekonomi kerakyatan di sekitar perusahaan dapat tumbuh lebih kuat dan berdaya saing,” pungkas Daconi.

Editor :