KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Misteri penyebab kebakaran yang merenggut nyawa seorang warga di Desa Bogangin, Kecamatan Sumberrejo, pada Sabtu malam (21/2/2026), mulai terungkap.
Unit Inafis Satreskrim Polres Bojonegoro bersama tim gabungan langsung bergerak melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara menyeluruh pada Minggu (22/2).
Hasil pemeriksaan detail di lokasi menunjukkan bahwa api diduga kuat berasal dari kegagalan sistem kelistrikan pada salah satu perangkat elektronik di dalam rumah.
Kapolsek Sumberrejo, AKP Zakaria, menjelaskan bahwa tim identifikasi menemukan bukti fisik yang mengarah pada arus pendek listrik. Fokus pemeriksaan berada pada area yang diduga menjadi titik awal munculnya api.
“Dari hasil olah TKP, ditemukan adanya arus pendek listrik. Kami menemukan stopkontak yang masih tertempel kabel dari kipas angin dalam kondisi meleleh. Diduga kuat kebakaran berasal dari korsleting arus pendek tersebut,” terang AKP Zakaria, Minggu (22/2).
Tragedi ini pertama kali diketahui warga saat mendengar teriakan minta tolong dari seorang anak kecil dari arah rumah korban. Nahas, saat api mulai berkobar hebat, terdapat seorang penghuni rumah yang sedang dalam kondisi sakit stroke.
Kondisi fisik yang tidak memungkinkan untuk menyelamatkan diri membuat korban terjebak di tengah kepulan asap tebal. Meski warga dan tim pemadam kebakaran telah berupaya keras melakukan evakuasi setelah api berhasil dipadamkan, nyawa korban tidak tertolong saat dilarikan ke rumah sakit akibat luka bakar serius yang mencapai 80 persen.
Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Setya Permadi, menegaskan bahwa kehadiran personel kepolisian di tengah musibah merupakan prioritas utama pelayanan publik. Selain melakukan penyelidikan teknis, petugas juga memberikan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan responsif. Setiap informasi yang diterima harus segera ditindaklanjuti sesuai prosedur,” tegas AKBP Afrian.
Menanggapi insiden ini, Kapolres mengimbau seluruh masyarakat Bojonegoro untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap penggunaan peralatan elektronik di rumah.
“Keamanan dan kenyamanan masyarakat adalah napas pengabdian kami. Kami meminta warga lebih teliti mengecek instalasi listrik dan peralatan elektronik guna mencegah musibah serupa terulang kembali. Kami akan selalu hadir di baris terdepan untuk melayani,” pungkasnya.
Editor : Fatih