KLIKJATIM.Com | Gresik – Komitmen memperkuat ketahanan gizi nasional menuju visi Indonesia Emas 2045 kembali ditegaskan melalui groundbreaking serentak Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Polri yang dipimpin Presiden RI, Prabowo Subianto, secara daring pada Jumat (13/2/2026).
Momentum nasional tersebut dirangkaikan dengan peresmian SPPG Makan Bergizi Gratis (MBG) Polres Gresik yang berlokasi di Jalan Basuki Rahmat No. 22, Kelurahan Bedilan, Kabupaten Gresik.
Kegiatan ini dihadiri Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution bersama Ketua Bhayangkari Cabang Gresik Ny. Yanggi Ramadhan, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Gresik, Forkopimcam Gresik Kota, serta mitra strategis SPPG Polri dan Badan Gizi Nasional.
Dalam sambutannya, perwakilan Mitra SPPG yang mewakili Kakorsabhara Mabes Polri menegaskan bahwa dapur SPPG bukan sekadar fasilitas produksi makanan, melainkan simbol kolaborasi lintas sektor.
“Dapur SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari ini merupakan wujud komitmen bersama dalam meningkatkan pelayanan gizi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui sinergi pemerintah, aparat keamanan, dan tenaga kesehatan,” ujarnya.
Ketua Bhayangkari Cabang Gresik Ny. Yanggi Ramadhan usai meresmikan SPPG Bedilan, menyampaikan, bahwa Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Gresik kini telah memiliki beberapa titik SPPG, yakni di Yosowilangun, Pongangan, Manyarejo, Bedilan, dan Randuagung. Sementara dua lokasi tambahan di Benjeng dan Driyorejo masih dalam tahap pembangunan.
“Program ini menjadi bukti komitmen Polres Gresik dalam mendukung program pemerintah untuk mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” tuturnya sebelum prosesi pemotongan pita dan penandatanganan prasasti.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan dukungan penuh terhadap operasional dapur gizi tersebut. Selain itu, Polres Gresik juga menyiapkan pengembangan layanan pemberian bantuan gizi melalui SPPG di Yayasan SLB Kemala Bhayangkari II Gresik.
Seluruh persiapan, mulai dari personel, peralatan, hingga dukungan teknis lainnya, telah dimatangkan. Penambahan layanan ini merupakan bagian dari upaya memperluas jangkauan penerima manfaat program gizi.
Saat ini, sekitar 3.000 hingga 4.000 penerima manfaat ditargetkan akan dilayani. Sasaran program meliputi anak-anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, serta masyarakat yang membutuhkan dalam radius 3 hingga 6 kilometer dari lokasi SPPG.
Program ini diharapkan menjadi solusi konkret dalam pencegahan dan penanganan masalah kekurangan gizi di wilayah Gresik, sekaligus memastikan pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat secara lebih merata.
Kapolres juga menyebut optimalisasi aset Polri serta skema pinjam pakai lahan desa sebagai bentuk pemanfaatan sumber daya demi kepentingan masyarakat luas.
Prosesi peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti oleh Ketua Bhayangkari Cabang Gresik, didampingi Kapolres dan Forkopimcam. Rombongan kemudian meninjau langsung fasilitas dapur guna memastikan kesiapan sarana dan sistem distribusi makanan.
Kegiatan ditutup dengan mengikuti arahan Presiden melalui sambungan Zoom Meeting secara serentak, menandai dimulainya pembangunan dan penguatan infrastruktur pendukung program gizi di seluruh jajaran Polri se-Indonesia.
Editor : Abdul Aziz Qomar