KLIKJATIM.Com | Surabaya – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur resmi menetapkan jajaran kepengurusan masa bakti 2026–2031. Kepengurusan baru ini diharapkan mampu membawa PKB Jawa Timur semakin solid, progresif, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.
Adapun susunan kepengurusan DPW PKB Jawa Timur masa bakti 2026–2031 yakni Ketua Dewan Syuro KH. Muhsin Ghozali, Sekretaris Dewan Syuro Ahmad Athoillah, M.IP., Ketua Dewan Tanfidz Prof. Dr. (H.C.) Drs. H. Abdul Halim Iskandar, M.Pd., Sekretaris Dewan Tanfidz Multazamudz Dzikri, M.Pd., serta Bendahara Dewan Tanfidz Muchammad Solichul Umam, M.Pd.
Penetapan kepengurusan tersebut diperkuat melalui Sosialisasi Keputusan DPP PKB tentang Kepengurusan DPW PKB Provinsi Jawa Timur Masa Bakti 2026–2031. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pengurus DPW PKB Jawa Timur bersama pengurus DPC PKB se-Jawa Timur.
Sosialisasi disampaikan langsung oleh Wakil Ketua Umum DPP PKB, Dr. H. Cucun Ahmad Syamsurijal, M.A.P., melalui Zoom Meeting pada Sabtu, 24 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal konsolidasi organisasi untuk memastikan soliditas, kesamaan visi, serta kesiapan seluruh struktur partai dalam menjalankan khidmat perjuangan PKB di Jawa Timur.
Ketua Dewan Tanfidz DPW PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar atau yang akrab disapa Gus Halim, menjelaskan bahwa komposisi kepengurusan kali ini banyak diisi oleh generasi muda. Hal tersebut merupakan bentuk komitmen DPP PKB dalam mendorong peran anak muda dalam pengelolaan partai.
“Salah satu ukuran energi besar itu terkait dengan kondisi yang ada pada masing-masing personel. Meskipun tidak selalu diukur dengan usia, tetapi energi bisa juga diukur dengan usia. Nah, di sinilah makanya kepengurusan DPW hari ini core-nya diisi oleh anak muda,” ujar Anggota DPR RI tersebut saat memberikan sambutan usai penetapan kepengurusan, Sabtu (24/1/2026).
Gus Halim menambahkan, tidak hanya pada posisi sekretaris dan bendahara, sejumlah kader muda juga mengisi berbagai posisi strategis lainnya di kepengurusan DPW PKB Jawa Timur. Menurutnya, para kader muda tersebut akan dioptimalkan dengan pola kerja yang lebih dinamis dan adaptif.
“Sebagian pengurus DPW juga banyak anak muda yang baru, yang akan kita optimalkan kerjanya tidak seperti yang sudah-sudah. Kita ingin kerja sama yang lebih solid dan hasil yang lebih nyata bagi masyarakat,” jelasnya.
Sebagai cicit pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH. Bisri Syansuri, Gus Halim mengungkapkan bahwa PKB Jawa Timur dihadapkan pada sejumlah tantangan yang telah ditetapkan oleh DPP PKB, khususnya terkait target perolehan kursi di seluruh tingkatan pemilu, mulai dari kabupaten/kota hingga provinsi.
Selain target elektoral, DPP PKB juga menekankan pentingnya penguatan kaderisasi agar para kader mampu mengelola pemerintahan dan mengabdikan diri kepada masyarakat secara optimal.
“Cita-cita DPP selalu dua, menang elektoral di setiap event pemilu dan mampu mengelola pemerintahan, mengelola kemenangan untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
Di akhir sambutannya, Gus Halim mengajak seluruh kader PKB Jawa Timur untuk terus berjuang memperjuangkan kepentingan rakyat. Ia juga mengundang generasi muda Jawa Timur untuk bergabung bersama PKB dalam membangun daerah yang lebih baik.
“Oleh karena itu, kader-kader PKB saya harapkan tidak berhenti untuk terus berjuang. Saya juga mengajak generasi muda Jawa Timur untuk bersama-sama PKB menuju Jawa Timur yang lebih baik,” pungkasnya.
Editor : Abdul Aziz Qomar