klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Angka Kemiskinan di Desa Turun, Gus Menteri : Ini Hasil Kerja Pentahelix

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar
Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar menyebut jika penurunan angka kemiskinan di desa merupakan hasil kerja pentahelix dari seluruh pihak.

Di Jatim sendiri, data BPS menyebut bahwa angka kemiskinan periode Maret-September 2021 menjadi yang tertinggi se-Indonesia. Pada periode tersebut, penurunan angka kemiskinan Jatim mencapai 313,13 ribu jiwa.

"Sejak 2019 ke 2020 awal Covid itu terjadi peningkatan kemiskinan yang signifikan. Nah, 2020 ke 2021 kemiskinan tadi mengalami penurunan, apalagi di desa," ujar Halim di Surabaya, Kamis (24/2/2022) malam.

Ia menyebutkan, di data lama, kemiskinan di desa lebih tinggi dari pada kemiskinan di kota. Bahkan, sampai hari ini masih terjadi. Hanya saja, prosentase penurunannya jauh lebih besar penurunan kemiskinan di desa dari pada di kota.

"Ini adalah hasil kerja pentahelix dari seluruh pihak, dari pemerintah provinsi, pemerintah pusat, pemerintah kabupaten yang kemudian dampaknya sangat signifikan ke desa," katanya.

Gus Menteri, sapaannya itu juga menyampaikan terima kasihnya kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa beserta bupati se-Jatim dan Wali Kota Batu yang telah berkoordinasi melakukan percepatan penyaluran dana desa, utamanya untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT).

"Ada dua bentuk jaring pengaman sosial. Satu, dikelola kementerian sosial, kemudian karena covid ini pak presiden mengambil kebijakan untuk sapu jagat. Bagi mereka yang terdampak Covid-19, tapi mereka belum mendapatkan jaring pengaman sosial dari manapun maka wajib dana desa dipakai untuk itu," jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan, meskipun dana desa secara nasional angkanya turun, namun untuk Jatim saat ini justru naik. Sebelumnya, dana desa sebesar Rp 71 triliun. Dan saat ini turun menjadi Rp 68 triliun. "Dana desa nggak pernah turun. Baru 2022 turun. Tapi Jawa Timur naik. Nah, ini kan satu hal yang sangat membahagiakan bagi kita warga masyarakat Jawa Timur," ungkapnya.

Sementara itu, sesuai arahan Presiden Jokowi, Halim juga meminta agar dana desa yang sudah tersedia bisa segera didistribusikan. Ia menilai, hal itu akan bisa membuat ekonomi terus bergerak. "Awal tahun gini kan butuh percepatan, saling mengingatkan baik kepala desa, kepala daerah, kementerian, agar dana desa yang sudah tersedia itu jangan mandek (berhenti)," tandasnya. (yud)

Editor :