klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Cuaca Tak Bersahabat, Produksi Garam Sampang Anjlok Jauh dari Target

avatar fadil
  • URL berhasil dicopy
TIDAK STABIL: Produksi garam di Kabupaten Sampang menurun akibat kondisi alam yang tidak mendukung.
TIDAK STABIL: Produksi garam di Kabupaten Sampang menurun akibat kondisi alam yang tidak mendukung.

KLIKJATIM.Com | Sampang – Produksi garam di Kabupaten Sampang tahun ini mengalami penurunan tajam dan jauh dari target yang telah ditetapkan. Dari target sekitar 315 ribu ton, realisasi produksi yang tercapai hanya berkisar 25 ribu ton.

Kepala Bidang Perikanan dan Budidaya Dinas Perikanan Kabupaten Sampang, Moh. Mahfud, mengungkapkan bahwa selisih antara target dan capaian produksi tergolong sangat signifikan. Menurutnya, faktor utama penyebab anjloknya produksi garam adalah kondisi alam yang tidak mendukung selama musim produksi.

“Hampir seluruh sentra produksi garam terdampak cuaca,” ujar Mahfud, Selasa (6/1/2026).

Ia menjelaskan, curah hujan yang masih tinggi hingga kini menghambat proses pengeringan air laut di tambak garam. Akibatnya, produksi garam petani tidak dapat maksimal dan berdampak langsung pada hasil panen.

Sejumlah kecamatan penghasil garam di Sampang tercatat mengalami penurunan produksi, termasuk Kecamatan Pangarengan yang selama ini dikenal sebagai salah satu sentra garam rakyat.

Dinas Perikanan Sampang menegaskan akan terus memantau perkembangan produksi garam sebagai bahan evaluasi sekaligus dasar perencanaan ke depan.

Sementara itu, salah satu petani garam setempat, Mohdi, mengakui bahwa hasil panen tahun ini jauh menurun dibandingkan musim sebelumnya. “Cuaca yang tidak menentu membuat produksi turun drastis,” keluhnya.

Ia menambahkan, minimnya hasil panen menyebabkan stok garam di tingkat petani menjadi terbatas. Kondisi tersebut turut berdampak pada pasokan garam di pasar.

“Karena stok sedikit, harga garam ikut naik. Saat ini harganya sekitar Rp150 ribu per karung,” pungkas Mohdi.

Editor :