klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Gerombolan Remaja Bersenjata Tajam Teror Gresik Utara, Dua Warga Luka akibat Serangan Brutal

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Korban pengeroyokan, Ahmad Zaki Syarifuddin, Warga Desa Ketanen, Kecamatan Panceng, dijenguk anggota polisi di rumahnya. (Dok)
Korban pengeroyokan, Ahmad Zaki Syarifuddin, Warga Desa Ketanen, Kecamatan Panceng, dijenguk anggota polisi di rumahnya. (Dok)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Aksi kekerasan melibatkan gerombolan remaja bersenjata tajam terjadi di wilayah Gresik Utara, Jawa Timur. Penyerangan brutal tersebut berlangsung di dua lokasi berbeda, yakni Desa Lowayu, Kecamatan Dukun, dan Desa Ketanen, Kecamatan Panceng, pada dini hari.

Peristiwa pertama terjadi di Desa Lowayu, Kecamatan Dukun. Seorang pria asal Kabupaten Lamongan menjadi korban pengeroyokan secara tiba-tiba saat sedang makan di sebuah warung. Korban mengalami luka sabetan senjata tajam di bagian perut.

“Kejadian terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. Korban mengalami luka dan langsung dibawa ke Puskesmas Dukun untuk mendapatkan perawatan medis,” ujar Kanit Reskrim Polsek Dukun, Aiptu Mohammad Maksum.

Usai melakukan aksinya di Lowayu, kelompok remaja tersebut bergerak ke arah utara menuju Desa Ketanen, Kecamatan Panceng. Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) sekitar pukul 01.43 WIB, puluhan orang terlihat merangsek masuk ke sebuah rumah sambil melempari batu.

Seorang remaja bernama Ahmad Zaki Syarifuddin yang berada di dalam rumah ditarik paksa keluar dan dikeroyok secara brutal. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di hampir seluruh tubuh, termasuk luka serius di bagian kepala. Selain itu, tiga unit telepon genggam milik korban dan rekannya turut dibawa kabur oleh para pelaku.

Kapolsek Panceng, AKP Khairul Alam, membenarkan peristiwa tersebut dan menyatakan bahwa pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa kondisi korban.

“Informasi awal, korban sedang mengecat rumah bersama teman-temannya. Tiba-tiba diserang sekelompok remaja yang datang menggunakan sepeda motor dari arah selatan,” jelas AKP Khairul Alam.

Aksi anarkis yang terekam kamera dan viral di media sosial ini langsung mendapat perhatian serius dari aparat kepolisian. Hingga kini, petugas masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap para pelaku yang melarikan diri usai kejadian.

Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu, memastikan jajarannya memberikan atensi khusus terhadap kasus kekerasan tersebut guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Gresik tetap kondusif.

“Kami memberikan atensi penuh terhadap kasus ini,” tegasnya.

Editor :