klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Mesin Hand Traktor Dinas Pertanian Sampang Digondol Maling, Satreskrim Lakukan Penyelidikan

avatar fadil
  • URL berhasil dicopy
RAIB: Komisi II DPRD Sampang saat melakukan sidak ke Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan atas isu hilangnya mesin hand traktor. (Fadil/Klikjatim.com)
RAIB: Komisi II DPRD Sampang saat melakukan sidak ke Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan atas isu hilangnya mesin hand traktor. (Fadil/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Sampang – Aksi pencurian aset negara menyasar Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Kabupaten Sampang. Satu unit mesin hand traktor yang terparkir di halaman belakang kantor raib digondol pencuri pada Minggu (28/12/2025) lalu.

Kasus ini kini tengah ditangani serius oleh jajaran Kepolisian Resor (Polres) Sampang.

Kejadian yang berlangsung di Jalan Jaksa Agung Suprapto No. 59, Kelurahan Tanggumong ini, baru terdeteksi oleh petugas penjaga kantor pada pagi hari sekitar pukul 07.36 WIB.

Plh Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, menjelaskan bahwa laporan resmi telah diterima pihak kepolisian setelah Kabid Pertanian Disperta KP Sampang meninjau langsung lokasi kejadian sesaat setelah mendapatkan laporan dari penjaga kantor.

"Waktu itu Kabid Pertanian dihubungi oleh penjaga bahwa telah terjadi pencurian. Setelah dicek ke lokasi, ternyata benar mesin yang terpasang di bagian depan traktor roda dua tersebut sudah hilang dicuri oleh orang tidak dikenal," terang AKP Eko, Senin (5/1/2026).

Adapun barang yang hilang merupakan komponen vital dari alat pertanian, yakni mesin penggerak merk Kubota RD 85 DI-2S yang terpasang pada rangka traktor roda dua merk Quick G 3000 Zeva.

Pasca laporan resmi dibuat pada Senin (29/12/2025), Sat Reskrim Polres Sampang langsung bergerak melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Polisi kini tengah mengumpulkan sejumlah bukti dan keterangan saksi untuk mengidentifikasi pelaku.

"Laporan sudah kami terima dan saat ini sedang dalam penanganan intensif Sat Reskrim Polres Sampang guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut," tegas AKP Eko.

Kehilangan aset ini juga sempat memicu perhatian dari Komisi II DPRD Sampang. Dalam kegiatan sidak yang dilakukan sebelumnya, pihak legislatif meminta agar pengamanan di area gudang dan kantor dinas ditingkatkan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali, mengingat alat-alat pertanian tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat petani.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diduga sudah memahami situasi di area belakang kantor Disperta KP tersebut.

Editor :