KLIKJATIM.Com | Gresik — Menjelang bergulirnya kompetisi Proliga 2026 yang dijadwalkan berlangsung mulai 8 Januari hingga 28 April di 11 kota, tim bola voli putri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia (GPPI) resmi memperkenalkan skuad sekaligus jersey anyar. Acara peluncuran digelar di Exhibition Hall Wisma Kebomas Petrokimia Gresik, Selasa (6/1/2026).
Ambisi meraih gelar juara secara tegas diusung manajemen, pemain, hingga jajaran ofisial tim. Maklum, GPPI telah enam kali menembus partai puncak Proliga, namun selalu harus puas sebagai runner-up.
Pada musim ini, GPPI dinakhodai pelatih kepala asal Italia, Alessandro Lodi. Tim juga diperkuat dua pemain asing, yakni Oleksandra Bytsenko asal Ukraina dan Annie Mitchem dari Amerika Serikat. Selain itu, GPPI merekrut pemain berpengalaman seperti eks timnas Shella Bernadetha.
Komposisi skuad semakin solid dengan hadirnya sejumlah pemain tim nasional SEA Games Thailand, di antaranya Mediol Stiovany Yoku, Ajeng Nur Cahaya, Geofanny Eka Cahyaningtyas, serta Rika Dwi Latri.
Direktur Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menyebut Proliga 2026 menjadi momentum terbaik bagi GPPI untuk mengakhiri penantian gelar juara. Ia menilai kekuatan tim musim ini jauh lebih matang, baik dari sisi teknis maupun dukungan finansial.
“Selama ini prestasi GPPI selalu tipis-tipis. Enam kali runner-up tentu menjadi catatan tersendiri. Tahun ini berbeda, karena skuad lebih kuat, ada pemain SEA Games, eks timnas, serta pelatih kepala berpengalaman dari Italia,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum GPPI, Iwan Febrianto, mengungkapkan persiapan tim berjalan optimal sejak proses seleksi pemain dalam dan luar negeri. Seleksi ketat dilakukan untuk membentuk tim yang solid dan kompetitif.
“Proliga 2026 ini juga memberi ruang bagi pemain muda potensial yang lolos seleksi tim pelatih. Mereka menunjukkan kualitas luar biasa dan kami percaya mereka mampu berkembang bersama pemain asing dan senior,” katanya.
Ia menambahkan, Alessandro Lodi akan didampingi asisten pelatih Pedro Lilipaly. Selain dua pemain asing, GPPI juga diperkuat sinergi pemain dari Bank Jatim serta deretan pemain muda berbakat yang sebelumnya mengantarkan tim menjuarai Livoli tiga kali berturut-turut.
“Dengan kombinasi pengalaman dan talenta muda, target kami jelas, yakni meraih prestasi tertinggi di Proliga 2026,” tegas Iwan.
Di tempat yang sama, kapten tim GPPI Mediol Stiovany Yoku memastikan kesiapan tim cukup baik meski sebagian pemain masih menjalani pemusatan latihan bersama tim nasional.
“Komunikasi antar pemain berjalan lancar dan kami optimistis menatap Proliga 2026,” ujarnya.
GPPI menjadi salah satu dari tujuh tim yang akan berlaga di divisi putri Proliga 2026. Babak reguler dijadwalkan berlangsung di enam kota, sebelum berlanjut ke final four pada April dan ditutup dengan grand final di Yogyakarta.
Editor : Abdul Aziz Qomar