klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Detik-detik Bocah 10 Tahun Terseret Ombak di Pantai Cemara Getem Jember Viral, Berhasil Diselamatkan Warga

avatar Muhammad Hatta
  • URL berhasil dicopy
Potongan video viral bocah terseret ombak di pantai Cemara Getem, Jember.
Potongan video viral bocah terseret ombak di pantai Cemara Getem, Jember.

KLIKJATIM.Com | Jember – Sebuah video amatir berdurasi 1 menit 30 detik mendadak viral dan tersebar berantai di sejumlah grup aplikasi WhatsApp. Video tersebut merekam momen mencekam saat ratusan wisatawan di Pantai Cemara Getem, Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Jawa Timur, histeris dan panik lantaran melihat seorang bocah berusia 10 tahun terseret lalu tergulung ombak laut selatan, Minggu (12/7/2026).

Dalam rekaman video yang beredar, korban dikabarkan sempat tergulung ombak hingga terseret ke tengah laut sejauh puluhan meter dari bibir pantai. Beruntung, aksi heroik sejumlah warga sekitar yang dengan sigap menerjang ombak membuat nyawa bocah tersebut berhasil diselamatkan dan dievakuasi kembali ke daratan.

Insiden nahas ini dibenarkan oleh Anggota Pos TNI AL Puger, Peltu Hermawan. Ia menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, tepat di saat kawasan wisata Pantai Cemara Getem tengah dipadati pengunjung yang memanfaatkan momentum hari terakhir libur sekolah.

Kronologi bermula saat korban datang berwisata bersama keluarganya. Korban kemudian bermain pasir di tepi pantai tanpa sepengetahuan orang tuanya. Saat itu, kondisi air laut sebenarnya sedang menuju surut, namun karakteristik ombak laut selatan tetap datang silih berganti dengan menyemburkan arus yang kuat.

"Kejadian itu benar terjadi di Pantai Cemara Getem, bukan di Pantai Pancer. Anak tersebut berusia sekitar 10 tahun sedang bermain pasir di pinggir pantai. Karena tidak menyadari datangnya ombak besar, korban kemudian terseret ke arah tengah sekitar 25 meter," terang Hermawan saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

Lebih lanjut Hermawan memaparkan, titik lokasi korban bermain berada tepat di dekat kawasan pelawangan. Karakteristik pelawangan ini membuat arus laut di kawasan tersebut berputar dan cenderung sangat kuat, sehingga dalam hitungan detik langsung menarik tubuh korban ke tengah laut.

Beruntung, situasi bahaya tersebut langsung disadari oleh warga setempat yang berprofesi sebagai pedagang di kawasan wisata serta juru kunci pantai. Tanpa pikir panjang, keduanya langsung berlari menuju titik koordinat korban dan melakukan aksi penyelamatan di tengah gulungan ombak.

"Warga yang ada di lokasi langsung memberikan pertolongan darurat sehingga korban berhasil dibawa kembali ke tepi pantai. Saat ditemukan kondisinya lemas, kemungkinan syok, tetapi tidak mengalami cedera fisik apa pun," ujarnya.

Setelah berhasil dievakuasi sekitar pukul 15.00 WIB, korban tidak sampai dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat karena kondisinya dinilai berangsur stabil. Pihak keluarga yang cemas langsung memutuskan untuk membawa anak tersebut pulang ke rumah.

"Karena kejadiannya sangat cepat dan pihak keluarga langsung membawa pulang korban setelah ditolong warga, kami belum sempat mendata detail identitas korban. Namun, informasi awal yang kami terima, korban beserta keluarganya merupakan warga Pondok Jeruk, Kecamatan Semboro, dekat Kecamatan Tanggul. Intinya, Alhamdulillah korban selamat," ulasnya.

Pasca-kejadian ini, Peltu Hermawan mengimbau keras kepada seluruh lapisan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ekstra saat berwisata di sepanjang garis pantai selatan, terutama bagi yang membawa anak-anak kecil.

"Kami mengingatkan seluruh pengunjung agar mematuhi aturan untuk tidak mandi atau berenang di pinggir pantai dan selalu melekatkan pengawasan pada anak-anak. Ombak laut selatan bisa datang tak terduga sewaktu-waktu. Padahal, di lokasi juga sudah dipasang banner larangan secara jelas serta imbauan lisan berkala kepada para wisatawan," tegasnya.

Editor :