RADAR GRESIK– Semen Indonesia Foundation (SIF) menggelar acara penuh kehangatan dan apresiasi dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional (HGN) 2025. Acara ini memberikan penghargaan kepada siswa dan mahasiswa berprestasi, serta guru, dosen, dan karyawan teladan dari seluruh satuan pendidikan di bawah naungan SIF.
Berlangsung di PPS kampus UISI pada Senin, (25/11), momen ini menjadi penegasan komitmen SIF dalam mendukung kemajuan pendidikan, dengan mengusung tema “Menginspirasi, Membimbing, dan Mengubah Dunia”.
Acara dibuka dengan penampilan seni yang meriah, termasuk tarian Remo dan Tari Gandrung Banyuwangi oleh siswa SD Semen Gresik, dilanjutkan dengan penampilan paduan suara dari guru dan staf Semen Gresik.
Peringatan HGN di lingkungan SIF ini dihadiri oleh perwakilan dari seluruh satuan pendidikan, mulai dari KBTK, SD, SMP, SMA, SMK, hingga unit Politeknik Semen Gresik (POLTEKSI) dan Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI), untuk menyaksikan pemberian penghargaan.
Total penerima apresiasi tahun ini meliputi 27 Siswa/Mahasiswa Berprestasi dari KB-TK 1A 69 Gresik, KB-TK 1A 70 Tuban, SD Semen Gresik, SMP Semen Gresik, SMA Semen Gresik, SMK Semen Gresik, POLTEKSI, dan UISI. Serta 13 Guru, Dosen, dan Karyawan Teladan dari berbagai unit, termasuk Guru KB-TK 1A 69 Gresik, Guru SD/SMP/SMA/SMK Semen Gresik, Dosen POLTEKSI/UISI, Tata Usaha TKIA, PKTL SD Semen Gresik, Satpam SMA Semen Gresik, hingga Kasubang Akademik UISI.
Sekretaris SIF, Agus Kuntoro, menjelaskan bahwa proses penilaian bagi tenaga pendidik teladan telah berjalan selama satu tahun terakhir.
“Kita itu setiap tahun meminta setiap satuan pendidikan mengirimkan dua kandidat terbaiknya. Syaratnya apa? Satu, sudah memiliki masa kerja lima tahun. Yang kedua, tentunya bisa mengimplementasikan budaya akhlak,” ujar Agus Kuntoro.
Ia menambahkan, budaya akhlak yang dimaksud selaras dengan nilai-nilai utama BUMN, seperti amanah, loyalitas, adaptif, dan kolaboratif. Seluruh kandidat kemudian melalui asesmen ketat di tingkat pengurus pusat sebelum ditetapkan sebagai penerima penghargaan.
Agus Kuntoro menegaskan bahwa apresiasi ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah dorongan kuat bagi para tenaga pendidik agar semakin termotivasi dalam mendidik generasi muda.
“Ini adalah bentuk apresiasi kita biar menambah semangat. Biar tambah menginspirasi kepada mereka, lebih kreatif, inovatif untuk mengantarkan generasi muda kita membangun Indonesia lebih cemerlang,” tegasnya.
Penghargaan tahun ini melibatkan perwakilan dari delapan satuan pendidikan dan unit usaha SIF, yang menunjukkan cakupan luas komitmen yayasan. Dengan apresiasi ini, SIF berharap dapat menumbuhkan lebih banyak lagi tenaga pendidik berprestasi dari tahun ke tahun, sekaligus memperkuat komitmen yayasan dalam membangun dunia pendidikan yang berkualitas.
Editor : Fatih