klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Bolak-balik Rapat, Kepastian Bantuan Warga Terdampak Corona di Kab. Pasuruan Masih Nihil

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Ketua Pansus DPRD Kabupaten Pasuruan, Zaini. (Didik Nurhadi/klikjatim.com)
Ketua Pansus DPRD Kabupaten Pasuruan, Zaini. (Didik Nurhadi/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Pasuruan – Panitia Khusus (Pansus) Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) DPRD Kabupaten Pasuruan berang terhadap kinerja Satuan Tugas (Satgas) penanganan virus corona di daerah setempat. Sebab pelaksanaannya hingga saat ini dinilai lemot.

Padahal anggaran percepatan penanganannya sudah tersedia. Bahkan rencana ada penambahan anggaran lagi Rp 42 miliar sesuai usulan refocusing tahap kedua oleh Satgas, sehingga totalnya bisa mencapai Rp 119 miliar.

[irp]

"Kami sudah capek, rapat selama sepuluh tidak ada hasilnya. Sedangkan masyarakat di bawah sudah teriak-teriak kapan bantuan akan diberikan," ujar Ketua Pansus Covid-19 DPRD Kabupaten Pasuruan, Zaini, Senin (20/4/2020).

Dengan tegas, dia pun mendesak Satgas untuk segera memberikan breakdown atau rincian penggunaan anggaran pencegahan pendemi. Serta meminta terkait kebijakan bantuan bagi warga terdampak harus sudah klir sebelum ramadhan.

Hal senada juga diungkapkan Anggota Pansus, Rudi Hartono. Dia meminta Satgas Covid-19 Kabupaten Pasuruan untuk segera menyalurkan bantuan kepada warga terdampak. "Jangan hanya rapat -rapat terus, tapi hasilnya tidak ada. Jadi buang-buang tenaga dan pikiran serta anggaran. Masyarakat tidak butuh angka atau pun nominal anggaran, yang dibutuhkan adalah bantuan," kata Rudi dengan nada tinggi.

[irp]

Untuk saat ini, lanjut Anggota Fraksi PKB tersebut, pihaknya meminta kepada Satgas segera menyalurkan bantuan kepada masyarakat. "Dibutuhkan kerja nyata, bukan action figur," sindirnya.

Sementara itu, Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya menjelaskan, anggaran penanganan corona yang sudah tersedia senilai Rp 77 milliar terserap Rp 32 miliar. "Dipergunakan untuk pembelian APD (Alat Pelindung Diri) seperti masker, APD komplit (cover all, red), hand sanitizer dan portable yang diletakkan di fasilitas umum," paparnya. (nul)

Editor :