KLIKJATIM.Com | Jember – Sekelompok Relawan Pecinta Alam yang bermarkas di Jalan Anggrek, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember berinovasi memproduksi alat pelindung wajah (face shield).
[irp]
Pelindung wajah tersebut khusus mereka produksi untuk para tenaga medis yang berhubungan langsung dengan pasien yang terpapar Covid-19.
“ APD ini untuk melindungi tenaga medis dari percikan cairan maupun hembusan nafas secara langsung pasien pengidap Covid-19,” kata Koordinator Relawan, Ayuningtiyas, Rabu (15/4).
Latar belakang dari inovasi ini lantaran di daerah kekurangan alat pelindung diri bagi tenaga medis.
[irp]
APD seperti pelindung wajah untuk tenaga medis diketahui mulai langka sejak beberapa pekan terakhir.
"Pelindung wajah yang diproduksi berbentuk sederhana dan berbahan plastik mika tebal, kami merancang dengan mengikuti petunjuk deskripsi dan spesifikasi sesuai standar kelayakan medis, sehingga aman bagi pemakainya," katanya.
Menurutnya, pembagian pelindung wajah ini selanjutnya diperuntukkan dan didistribusikan secara gratis ke Pusat Kesehatan Masyarakat, Instalasi Gawat Darurat, Rumah Sakit Paru, Rumah Sakit dr. Soebandi.
[irp]
Maupun rumah sakit lainnya untuk membantu memenuhi kebutuhan APD bagi tenaga medis yang menangani wabah COVID-19.
“Pelindung wajah ini telah diproduksi sebanyak 100 unit dengan berbagai ukuran setiap harinya,”
Atas inovasi ini sejumlah warga Jember memberikan bantuan baik materi bahan baku maupu pendadaan. Hanya saja diakuinya, bahan baku untuk APD ini kini sulit didapat.
Berdasarkan data terbaru dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemerintah Kabupaten Jember, kasus Covid-19 per Selasa 14 April 2020, positif 04 (1 sembuh, 2 dirawat dan 1 meninggal),
[irp]
22 orang PDP (selesai pengawasan 9 orang, 5 dalam pengawasan, 1 meninggal dengan rapit test negatif dan 7 luar Jember), 900 ODP (337 orang selesai dipantau, 538 dipantau, 6 rapit test negatif, 1 rapit test negatif dan 1 tidak dilakukan rapit test, 17 luar Jember), 13102 ODR. (rtn)
Editor : Abdus Syukur