klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Tidak Ada Penjaga, Gudang Cat dan Tinner di Gresik Ludes Terbakar

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Jilatan api dan asap tebal yang muncul dalam kebakaran gudang cat dan tinner di Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik (Dok)
Jilatan api dan asap tebal yang muncul dalam kebakaran gudang cat dan tinner di Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik (Dok)

KLIKJATIM.Com | Gresik - Kebakaran besar kembali melanda kompleks pergudangan di Kabupaten Gresik. Sebelumnya, kebakaran besar di Bulan Agustus lalu melanda sebuah gudang penyimpanan produk plastik rumah tangga di Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.

Minggu malam, tangal 3 September 2023, kebakaran juga kembali melanda pergudangan di Kecamatan Menganti, namun kali ini gudang yang terbakar adalah penyimpanan cat dan tinner yang mudah terbakar, serta gudang kardus dan kabel.

Yang mengherankan, saat terjadi kebakaran gudang tersebut tidak ada yang menjaga.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan alias Damkarla Kabupaten Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, kemunculan api di gudang tersebut malah diketahui pegawai gudang tetangga yang menyimpan produk buah.

"Posisi kedua gudang tidak ada aktivitas dan tidak ada penjaga. Api pertama kali diketahui Karyawan Gudang Buah UD. Indofresh Jaya yang bersebalahan dengan gudang yang terbakar," tutur Sinaga.

Diceritakan, karyawan tersebut sedang istirahat di dalam gudang, kemudian melihat api di sela-sela atap gudang yg berasal dari gudang sebelah milik UD. Anugerah Jaya Sentosa.

Baca juga: Pemadaman Kebakaran Pabrik Plastik di Menganti Gresik Butuh 100 Tangki Air, Begini Kronologinya
Api yang tidak diketahui awal mula dan penyebabnya tersebut dengan cepat membesar. Kemudian karyawan tersebut melapor kepada pimpinannya bahwa ada gudang sebelah yang terbakar dan membahayakan.

Karena khawatir api melebar ke gudangnya, pemilik UD. Indofresh Jaya, Yohanes langsung menelpon Call Center Damkar Gresik pada pukul 19.05 WIB, dan langsung di respon oleh petugas.

Regu pemadam pos Menganti yang menerima laporan kebakaran segera meluncur ke lokasi dengan 2 unit dan dilengkapi alat pelindung diri, dan langsung melakukan pemadaman.

Baru pada pukul 02.25 Senin 4 September dini hari api berhasil dipadamkan. Petugas mengalami kesulitan memadamkan api meski disokong belasan tangki air, karena di dalam gudang tersebut banyak bahan-bahan yang mudah terbakar.

"Untuk penyebabnya masih dalam penyelidikan, begitu juga nilai kerugian masih ditaksir," imbuh Sinaga. (qom)

Editor :