KLIKJATIM.Com | Gresik - Tokoh masyarakat Pulau Bawean beserta jajaran Muspika Tambak dan Sangkapura, Kabupaten Gresik sepakat memberlakukan lockdown lokal. Keputusan ini rencananya mulai diberlakukan pekan depan.
Bahkan, kesepakatan ini juga sudah dikoordinasikan dengan para legislator daerah pemilihan (dapil) Pulau Bawean. Mereka pun sepakat.
“Dari hasil rapat disepakati mulai Selasa (7/4/2020) pekan depan akan diberlakukan lockdown untuk di Pulau Bawean,” ujar Anggota DPRD Gresik asal Pulau Bawean, Bustami Hazim, Rabu (1/4/2020).
Dengan penerapan lockdown lokal ini, maka khusus kapal penumpang sudah tidak ada lagi yang berlayar dari Gresik ke Pulau Bawean. Begitu juga sebaliknya. Sesuai hasil kesepakatan akan berlaku selama 14 hari.
“Kalau kapal barang dipersilahkan beroperasi untuk mengangkut kebutuhan warga Pulau Bawean. Termasuk kapal Giliyang dan hanya untuk barang saja tanpa membawa penumpang,” paparnya.
[irp]
Menjelang bulan ramadhan ini juga tak dipungkiri banyak warga Bawean bakal mudik. Termasuk para santri dari pondok-pondok pesantren (ponpes) di Jawa.
“Kamis (2/4/2020) besok ini, santri dari Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan akan pulang ke Bawean. Sebelum naik ke kapal, mereka rencananya akan dikumpulkan dan masuk bilik sterilisasi di depan Masjid Jami' Gresik,” tambahnya.
Dijelaskan, alasan masyarakat Bawean menerapkan kebijakan ini karena khawatir. Pasalnya jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Bawean semakin banyak dan TKI asal pulau terluar di Kabupaten Gresik ini juga mulai pulang.
"Kemudian terkait peralatan medis dalam penanganan kasus virus corona (covid-19) di Bawean juga belum lengkap," tambahnya.
[irp]
Adapun pengawasan akan lebih diperketat. Nantinya dilakukan di pintu masuk ke Pulau Bawean, yaitu di Bandara dan Pelabuhan.
Hal senada dikatakan Direktur BCW, Dari Nazar. Pihaknya bersama LSM Bawean telah meminta Pemda Gresik, agar menutup sementara akses transportasi jalur laut.
"Ini untuk menanggulangi semua pencegahan, karena pertimbangan terkiat alat-alat medis di Bawean masih kurang," tandasnya. (iz/nul)
Editor : Redaksi