KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Sebanyak 250 guru Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi 2021 mendapatkan SK dari Pemkab Bojonegoro melalui Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan. Penerimaan tersebut bertempat di Pendopo mawolopati Pemkab Bojonegoro Selasa (10/5/2022).
"Guru memiliki tanggung jawab yang sangat penting dalam proses menciptakan generasi penerus yang berkualitas, baik secara intelektual maupun akhlaknya," ujar Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah
Menurutnya, dengan menciptakan generasi yang berkualitas, kelak dapat berhasil meneruskan estafet kepemimpinan, oleh sebab itu sebagai guru agar membangun semangat beretika dengan baik, menjaga moralitas dan komunikasi dengan baik serta berproduktif.
Sementara itu, Kepala BPKP Bojonegoro Aan Syahbana mengatakan, sebagai PPPK agar dalam menjalankan tugas harus memiliki profesi dan Manajemen PPPK yang berdasarkan pada sistem merit atau perbandingan antara kualifikasi, kompetensi, dan kinerja yang dibutuhkan oleh jabatan.
Selain itu juga dengan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja yang dimiliki oleh calon dalam rekrutmen, pengangkatan, dan penempatan sejalan dengan tata kelola pemerintahan yang baik.
Perlu diketahui, dalam penerimaan SK PPPK ini ada 250 dengan rincian guru SD 217 formasi dan guru SMP 33 formasi.(mkr)
KLIKJATIM.Com | Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa Perjanjian Kerja Bersama (PKB) tidak hanya sekadar dokumen kesepakatan…
KLIKJATIM.Com | Jember – Tim SAR gabungan masih mencari tiga nelayan yang hilang setelah Kapal Layar Motor (KLM) Pantes terbalik dihantam ombak di perairan Pa…
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sidoarjo menyatakan dukungan terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam memberantas peredaran minuman keras miras…
KLIKJATIM.Com | Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) dan bantuan p…
KLIKJATIM.Com | Surabaya – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Perwakilan Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa…
Tiga warga Kabupaten Kediri mengaku menjadi korban dugaan penipuan dan penggelapan berkedok investasi atau modal kerja. Total kerugian yang mereka laporkan…