KLIKJATIM.Com | Lamongan--Warga Lamongan heboh dengan beredarnya video beberapa orang menhamburkan uang Minggu (8/5/2022). Video tersebut dibagikan oleh akun @zulfikar_ali28. Tampak dalam video tersebut beberapa warga berebut uang yang dijatuhkan dari atas masjid di Desa Bugoharjo, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan.
Menurut penelusuran wartawan klikjatim.com, video yang beredar tersebut merupakan bagian dari rangkaian bakti sosial dan halal bihalal oleh para pengusaha yang tergabung dalam Persatuan Perantauan Warga Bugoharjo (PPWB) se-Nusantara.
Sukses menjadi pedagang pecel lele di perantauan tak membuat warga Desa Bugoharjo, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan lupa dengan kampung halamannya. Sebagai wujud bentuk rasa syukur atas rezeki yang ia peroleh. Para pedagang pecel lele itupun rela menebarkan uang yang mereka dapat kepada masyarakat di kampungnya.
Menurut Ahmad Yusuf warga setempat, aksi menghamburkan uang atau yang sering dikenal udik-udikan tersebut merupakan wujud rasa syukur dan kepedulian para perantau yang sukses kepada masyarakat di Desa Bugoharjo.
"Ini merupakan bentuk rasa syukur para pengusaha di perantauan yang sukses atas rezeki yang terima. Kita tidak akan lupa kampung halaman," kata Ahmad Yusuf.
Yusuf menambahkan bahwa sejatinya kegiatan bakti sosial ini digelar setiap tahun usai lebaran idul fitri atau tepatnya lebaran ketupat.
"Ini momentum yang bagus bagi kami dalam memberikan kemajuan bagi kampung halaman. Dua tahun sebelumnya kegiayan ini tidak digelar karena pandemi covid-19," pungkas Yusuf.
Selain membagikan uang seperti yang nampak dalam video, PPWB se-Nusantara juga menggelar acara halal bihalal dan bakti sosial. Seperti sunatan massal, pengobatan gratis maupun pengajian umum.
Desa Bugoharjo sendiri terletak di Kecamatan Pucuk, dan terkenal dengan banyaknya warga yang menjadi perantau dan memiliki usaha kuliner pecel lele maupun seafood di penjuru nusantara.(mkr)
Editor : Rozy