klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Gubernur Target Hunian Sementara di Lumajang Bisa Ditempati Sebelum Idul Fitri

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.Com | Lumajang--Pramuka Kwarda dan Kwarcab se-Jatim kembali membangun 10 unit hunian sementara (huntara) bagi korban erupsi Semeru, setelah sebelumnya sukses membangun 19 unit di tahap pertama.

"Kami memohon Pak Presiden nantinya berkenan untuk meresmikan huntara-huntap ini setelah seluruh instalasi selesai. Namun dalam waktu dekat ketika semua sudah siap saya rasa proses mulai memasuki rumah sudah bisa dicicil," kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Rabu (6/4/2022).

Khofifah berharap, sebelum Idul Fitri para pengungsi erupsi Semeru bisa segera menghuni huntara dan huntap. Terlebih, saat ini instalasi aliran listrik dan air sudah terpasang.

Sementara itu, untuk memperlancar proses bersih-bersih dan merapikan lingkungan sekitar dan fasilitas pendukung di huntara huntap, bisa dilakukan kerja bakti dalam format cash for work.

"Saya sampaikan kepada Pak Bupati ini bisa masuk kategori cash for work atau padat karya. Sehingga mereka yang bekerja membersihkan sisa-sisa pembangunan nanti juga mendapatkan upah," imbuhnya.

Di kesempatan sama, Bupati Lumajang Thoriqul Haq menyampaikan apresiasi dan rasa hormat kepada pramuka yang telah ikut serta memberikan bantuan, perhatian serta kepedulian kepada masyarakat Lumajang. "Mulai dari sejak pertama terjadinya erupsi 4 Desember 2021 hingga hari ini ikut serta membangun hunian sementara," katanya.

Sementara itu, Ketua Kwarda Jatim Arum Sabil menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Khofifah selaku Kamabida Jatim yang hadir meninjau dimulainya pembangunan huntara tahap 2.

"Tentunya ini sesuatu yang sangat luar biasa, memberikan semangat kepada kami dan ini menurut Kami adalah bagian dari apresiasi dari Gubernur Jawa Timur Ketua Kamabida Jatim dan supportnya serta semangat bagi adik-adik pramuka yang tetap berkarya, berbakti untuk negeri tiada henti walaupun di bulan puasa," tandasnya.(mkr)

Editor :