KLIKJATIM.Com | Manggarai Timur – Kehadiran Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di tengah warga terdampak gempa bumi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyisakan suasana haru sekaligus hangat. Mengunjungi lokasi pengungsian Benteng Jawa, Desa Lamba Keli, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Senin (24/8), Khofifah hadir tak sekadar membawa bantuan, tetapi juga menguatkan kondisi psikologis warga.
Setibanya di lokasi pengungsian, Khofifah spontan duduk bersama anak-anak di atas terpal untuk bermain ular tangga. Di sela-sela permainan, ia berjanji akan menyiapkan bantuan perlengkapan sekolah berupa tas dan sepatu ketika kegiatan belajar mengajar kembali berjalan normal.
“Kalau sudah waktunya masuk sekolah, anak-anak mungkin butuh tas dan sepatu. Tolong dikabarkan kepada saya. Nanti kita kirim tas dan sepatu untuk anak-anak sekolah di sini,” ujar Khofifah penuh perhatian.
Usai mendampingi anak-anak, Khofifah beranjak menuju tenda pengungsian lansia dan ibu-ibu. Air matanya tampak menetes saat mendengarkan kisah seorang warga yang kehilangan tempat tinggal dan kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari akibat dampak gempa. Sambil merangkul para ibu di pengungsian, ia meminta mereka untuk tetap tabah dan menjaga semangat keluarga.
“Ibu-ibu harus kuat, semangat anak-anaknya. Mudah-mudahan anak-anak sukses, cucu-cucunya juga sukses, membahagiakan keluarga, daerah, bangsa dan negara. Yang sakit mudah-mudahan segera sembuh. Ibu-ibu bisa segera bangkit, sehat, kuat, semangat,” tuturnya haru.
Menanggapi informasi dari pemerintah setempat mengenai kebutuhan bahan pangan, Pemprov Jatim bergerak cepat menyiapkan pengiriman logistik susulan.
“Pak Camat tadi menyampaikan ada kebutuhan tambahan beras. Tanggal 26 nanti ada kapal ke sini, jadi Jatim Insya Allah akan menambah beras lima ton lagi,” tegas Khofifah.
Tambahan ini melengkapi bantuan kemanusiaan serta CSR Pemprov Jatim yang sebelumnya telah disalurkan sebanyak 52,9 ton senilai Rp2,28 miliar untuk Manggarai Timur. Bantuan tersebut meliputi beras, obat-obatan, perlengkapan anak dan balita, tenda, hingga kompor. Selain itu, pengerahan tenaga medis dari RSUD Dr. Soetomo serta 4 relawan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) juga diterjunkan untuk mempercepat pemulihan warga.
Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian dan kehadiran langsung Gubernur Jatim di Benteng Jawa.
“Terima kasih kepada Ibu Gubernur, perhatian yang Ibu berikan ini sangat berarti bagi kami, khususnya masyarakat Benteng Jawa yang sedang menghadapi musibah. Kedatangan Ibu, melihat langsung kondisi warga, berbicara dengan mereka, tentu menjadi kekuatan dan semangat bagi masyarakat kami,” puji Agas.
Sebelum meninggalkan lokasi pengungsian, Khofifah kembali menyapa seluruh warga dan menitipkan pesan moral agar tidak pernah merasa berjuang sendirian. “Pokoknya tetap sehat, kuat dan tetap semangat. Mudah-mudahan cepat bangkit semuanya. Ingat bahwa kita semua bersaudara, kalian tidak sendiri,” pungkasnya.
Editor : Fatih