KLIKJATIM.Com | Batu – Industri tanaman hias Indonesia terbaik di dunia. Hal ini seperti yang ditegaskan oleh Menteri BUMN, Erick Thohir di sela kunjungannya di Batu, Jawa Timur.
Dengan demikian, dia mengaku berkomitmen untuk mengembangkan industri tanaman hias Indonesia. Tak main-main, Erick ingin industri tanaman hias Indonesia bukan hanya merajai di pasar domestik saja. Tapi juga hingga mancanegara.
"Industri tanaman hias Indonesia adalah yang terbaik di dunia. Karena itu harus dijaga dan dikembangkan," tutur Erick ketika menyambangi Kelompok Tani Pasar Wisata Bunga Sekar Mulyo, Batu, Sabtu (15/1/2022) lalu.
Dalam kunjungan ini, Erick juga menyempatkan memberikan pendampingan khusus kepada anggota kelompok tani untuk memperluas pasar. Mantan Presiden Inter Milan tersebut memberikan pendampingan platform pamasaran digital yang dimiliki oleh PTBRI (Persero) Tbk yakni Pasar.ID.
Pasar.id sendiri merupakan salah satu platform digital yang lahir di BUMN berkat dorongan Erick untuk merangkul perkembangan digital dan teknologi.
"Nanti tinggal pasang gambar saja, terus tinggal nunggu ada yang beli dan yang beli bisa dari mana saja. Jadi tidak perlu ke pasar lagi untuk menjual bunganya dan menerima pembayarannya juga bisa melalui aplikasi," terang Erick kepada anggota kelompok tani yang hadir.
Tak hanya itu. Erick yang juga Ketum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dihadiahi oleh Kelompok Tani Sekar Mulyo untuk memberikan nama varian warna baru bunga sepatu dengan nama ilmiah Hibiscus. Varian warna tersebut adalah berwarna oranye kekuning-kuningan dan warna merah muda.
Erick pun mengucapkan terima kasih kepada Kelompok Tani Sekar Mulyo yang telah berjuang membesarkan industri tanaman hias Indonesia. Karena berdasarkan data dari BUMN, 45 persen pasar tanaman hias Indonesia berasal dari Jawa Timur.
Melalui platform BRI, pasar.id, pelaku industri bunga akan lebih diakomodir dengan pembuatan katalog khusus. "Kita bersama-sama, bersinergi berkolaborasi untuk Indonesia. Yang terpenting bagi kami di BUMN adalah masyarakat kita bisa memiliki pendapatan ekonomi dan mengembangkan perekonomian di wilayahnya," pungkasnya.
Nur Yanto selaku pemilik bunga mengatakan, varian warna tersebut adalah yang pertama di dunia dan hanya ada di Sekar Mulyo. "Yang warna oranye diberikan nama Thohira dan yang satu lagi Maghisa," tuturnya. (*)
Editor : Redaksi