klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Rem Blong, Mobil Sedan di Tulungagung Tabrak Bocah 6 Tahun Sampai Tewas

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Warga di sekitar jalan raya desa Dono Kecamatan Sendang histeris, pasalnya Minggu (05/12/3021) siang tadi terjadi kecelakaan yang mengakibatkan satu bocah berinisial MF (6) meninggal dunia di lokasi kejadian.

[irp]

Kecelakaan tersebut melibatkan satu mobil jenis sedan dan dua sepeda motor yang berjalan didepannya.

Kanit Laka Lantas Polres Tulungagung,Iptu Dion Fitrianto yang dikonfirmasi mengatakan, kecelakaan tersebut melibatkan 3 kendaraan.

Yaitu melibatkan mobil sedang dengan Nopol AG 1861 VD yang dikemudikan oleh Candra (23) mahasiswa asal Tulungagung, serta dua buah sepeda motor dengan Nopol AG 3398 RBN yang dikendarai Miyanto (51) warga Karangrejo dan sepeda motor dengan Nopol AG 3268 RDI yang dikemudikan oleh Miswandi (44) warga kecamatan Sendang Tulungagung.

"Jadi ada tiga kendaraan yang terlibat disini, satu mobil dan dua motor," ujarnya pada Minggu (05/12)

Dion mengatakan, sesuai dengan keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian, mobil yang dikemudikan Candra tersebut berjalan dari arah timur ke barat, sedangkan dua sepeda motor lainyya juga melaju ke arah yang sama di depan mobil.

Ketika melintas di lokasi kejadian dengan kontur jalan yang menurun, pengemudi mobil gagal mengendalikan mobilnya karena rem mobilnya blong.

Akhirnya kecelakaan tak bisa dihindari, mobil tersebut menabrak dua motor di depannya.

"Kondisi jalannya turun kemudian remnya mobil ini blong, jadi sudah ndak bisa berhenti akhirnya nabrak sepeda motor di depannya,"jelas Dion.

Akibat kecelakaan ini, satu korban yakni bocah berusia 6 tahun yang diboceng oleh pengendara sepeda motor langsung meninggal di lokasi kejadian.

Sedangkan korban lainnya mengalami luka ringan di bagian tangan dan kakinya.

"Satu korban meninggal di lokasi, yang lainnya luka ringan dan luka babras," pungkasnya.

Kini pihaknya masih memintai keterangan pengemudi mobil, sedangkan statusnya masih saksi. (rtn)

Editor :