KLIKJATIM.Com | Gresik--Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gresik mulai menggelar pelatihan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) di Kepulauan Bawean, Kabupaten Gresik. Pelatihan ini dibuka langsung Kepala Kemenag Gresik, Markus.
[irp]
Pelatihan PKB ini akan berlangsung selama lima hari sejak Kamis kemarin, (18/11 /2021) sampai Senin kedepan, (22/11/2021) di MTs Umar Masud, Kecamatan Sangkapura. Pelatihan ini bertujuan untuk menuju profesionalitas guru.
“Harapannya, melalui pelatihan ini guru-guru di Bawean memiliki kreativitas dan adaptasi yang tinggi. Berkaitan dengan perkembangan keilmuan dan perkembangan teknologi,” ucap Markus, Jumat (19/11 /2021).
Dikatakan Markus, pelatihan keprofesian berkelanjutan ini dilaksanakan oleh kementrian agama pusat yang dananya langsung ke kelompok kerja guru, baik itu kepala madrasah maupun Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) serta Kelompok Kerja Guru (KKG),” ujar Markus.
Masih menurut Markus, program ini salah satu visi dan misi presiden Jokowi untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) masyarakat indonesia.
“Karena ini di Bawean bagaimana SDM nya terus meningkat dan maju sesuai dengan harapan,” imbuh Markus.
Markus berharap dengan pelatihan ini, guru-guru di Bawean bisa memanfaatkan betul untuk menambah ilmu, keterampilan serta menambah sikap keprofesionalan sebagai guru yang tentunya mempunyai tugas untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
"Untuk pelatihan ini sudah ada yang namanya fasilitator daerah, yang sebelumnya sudah di Training of Trainer (TOT) oleh Kemenag Pusat agar bisa melatih bapak ibu guru itu di dalam kegiatan-kegiatan keprofesian, tentu ini untuk meningkatkan skill guru-guru dengan berbagai macam metode yang nantinya banyak yang bisa diajarkan kepada bapak ibu guru melalui fasilitator daerah yang sudah dibentuk itu,” terang Markus.
Salah satu peserta Edi Faiz, mengaku sangat luar biasa dalam acara ini. Apalagi baginya pelatihan ini merupakan yang pertama di Bawean.
“Kami terpicu untuk membuat pembelajaran yang ada di sekolah, dan menerapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan perkembangan zaman tentunya, yang sebelumnya kita menggunakan kurikulum biasa dan sekarang kita menggunakan kurikulum yang terbaru ini,” bebernya.
Di acara tersebut juga dilakukan penyaluran bantuan kepada kelompok kerja madrasah tsanawiyah (KKMTs) dan KKM Gresik Jawa Timur 0004 (KKMTs Sangkapura).(mkr)
Editor : Redaksi
50 Ribu Pelajar SMA, SMK dan SLB Jatim Dibantu Beasiswa Afirmasi Pemprov
KLIKJATIM.Com | Jombang – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan biaya pendidikan afirmasi kepada 112 murid SMA, SMK, dan SLB di K…
Mayat Perempuan Terbakar Ditemukan di Tegalan Sumenep
KLIKJATIM.Com | Sumenep - Penemuan jasad perempuan dalam kondisi terbakar menggemparkan warga Dusun Taroman, Desa Batang-Batang Daya, Kecamatan Batang-Batang…
Bootcamp Road To #Cari_Aman Academy, MPM Honda Jatim Ajak Generasi Muda Jadi Agen Keselamatan
Komitmen PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim), distributor sepeda motor Honda wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur, dalam mengedukasi pentingnya k…
Operasi Tumpas Narkoba Polresta Tuban Berhasil Ungkap 4 Kasus
Polresta Tuban berhasil mengungkap empat perkara peredaran gelap narkotika selama pelaksanaan Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026. Angka tersebut melampaui targe…
Mulai 1 September 2026 Surat Kontrol JKN Berubah, Peserta Wajib Tahu Alurnya
Mulai 1 September 2026 Surat Kontrol JKN Berubah, Peserta Wajib Tahu Alurnya…
Wabup Alif Tekankan Pramuka Balongpanggang Tak Cukup Melek Teknologi, Harus Berkarakter
KLIKJATIM.Com | Gresik – Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif mengingatkan anggota Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang agar mampu mengikuti perkembangan t…