KLIKJATIM.Com | Sumenep – Pengembangan potensi wisata terus digalakkan oleh beberapa pemerintah di daerah. Termasuk salah satunya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep.
[irp]
Salah satu upaya yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumenep adalah melakukan pembinaan dan pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di sejumlah desa. Hingga kini, setidaknya sudah ada 19 Pokdarwis yang ada di kabupaten paling timur di Madura, Jawa Timur (Jatim) tersebut.
"Dan pada tahun ini setidaknya ada 3 desa yang berproses untuk membentuk Pokdarwis, termasuk di Desa Kedun Dadap Timur, Kecamatan Saronggi yang memiliki tempat wisata Mangrove Kedatim,” beber Kepala Bidang Pariwisata Disparbudpora Kabupaten Sumenep, Imam Bukhari, Jum'at (12/11/2021).
Jika ketiga desa yang sedang berproses pembentukannya tahun ini bisa selesai, maka di Sumenep ada 22 Pokdarwis. Ke depan, jumlah pokdarwis ini akan terus bertambah setiap tahunnya. Meskipun diakui bahwa problematika dalam pembentukan desa wisata dan juga Pokdarwis di sejumlah wilayah berbeda-beda.
Menurutnya, terkadang ada masyarakat yang memiliki potensi dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni menjadi penggerak dari kondusif pengembangan wisata, namun dari Pemerintah Desanya (Pemdes) kurang respon dengan maksimal. Juga sebaliknya, ketika dari Pemdesnya antusias untuk mewujudkan desa wisata atau dalam pengelolaan wisata tapi SDM masyarakatnya belum memadai.
“Karena itu pembinaan pada masyarakat sangat penting dilakukan dalam mewujudkan desa wisata secara keseluruhan maupun bagi unsur organsiasi terkait di tingkat desa,” terangnya.
Imam menjelaskan, Pokdarwis merupakan kelembagaan di tingkat desa yang anggotanya terdiri dari para pelaku kepariwisataan yang memiliki kepedulian dan tanggung jawab. Serta turut berperan dalam menciptakan iklim kondusif bagi tumbuh kembangnya pariwisata di desa termasuk di dalamnya mewujudkan cipta pesona.
"Karenanya Disparbudpora Sumenep setiap tahun tetap melaksanakan agenda pembinaan dan pembentukan Pokdarwis di sejumlah desa," tegasnya. (*/nul)
Editor : Redaksi