klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Pansus Kali Lamong Ditolak, Dua Fraksi Langsung Walk Out

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Suasana rapat paripurna DPRD Gresik ketika proses pengambilan keputusan usulan pembentukan pansus Kali Lamong. (Koinul Mistono/klikjatim.com)
Suasana rapat paripurna DPRD Gresik ketika proses pengambilan keputusan usulan pembentukan pansus Kali Lamong. (Koinul Mistono/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik - Usulan pembentukan panitia khusus (pansus) penuntasan masalah Kali Lamong ditolak. Keputusan itu diambil melalui rapat paripurna DPRD Gresik yang dipimpin langsung oleh Ketua Dewan, Fandi Akhmad Yani, Senin (10/2/2020).

"Membacakan hasil voting untuk yang setuju 17 anggota dan yang tidak setuju 25 anggota. Maka, usulan pembentukan pansus Kali Lamong kita tolak," kata Gus Yani, panggilan Ketua DPRD Gresik sambil mengetok palu sebagai tanda diputuskannya penolakan usulan pansus Kali Lamong, Senin (10/2/2020) siang.

[irp]

Tak lama setelah itu, dua fraksi langsung menyatakan walk out (WO). Yaitu fraksi Gerindra dan fraksi Nasdem.

Pantauan di lapangan, secara bersamaan masing-masing anggota dari dua fraksi tersebut meninggalkan ruang paripurna sebelum berakhir. "Kami ini serius ingin menyelesaikan masalah Kali Lamong melalui pansus tapi hasilnya malah begitu," kata Ketua Fraksi Gerindra, Nur Saidah sambil berjalan keluar dari ruang paripurna DPRD Gresik.

[irp]

Hal senada juga disampaikan Nasir, anggota fraksi Nasdem. "Pimpinan mohon izin kami yang tadi setuju dengan usulan pembentukan pansus Kali Lamong dan sudah diputuskan ditolak, maka kami dari fraksi Nasdem walk out," ungkap dia, sebelum akhirnya anggota fraksi Nasdem meninggalkan ruang paripurna.

Selanjutnya, dari total 7 fraksi di DPRD Gresik telah mempunyai pandangan berbeda. Empat fraksi di antaranya f-Gerindra, f-Nasdem, f-Demokrat dan f-Partai Amanat Pembangunan menyetujui pembentukan pansus Kali Lamong. Untuk tiga fraksi lainnya menolak, yaitu f-PKB, f-Golkar dan f-PDIP.

Perlu diketahui, usulan pembentukan pansus Kali Lamong menyusul adanya desakan dari berbagai kalangan. Hal ini diharapkan sebagai upaya konkrit dalam menyelesaikan  masalah banjir akibat luapan sungai Kali Lamong. (nul/rtn)

Editor :