klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Banyuwangi Masih PPKM Level 2, Segini Capaian Vaksinasinya

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau vaksinasi di Banyuwangi.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau vaksinasi di Banyuwangi.

KLIKJATIM.Com | Banyuwangi - Berdasarkan data dashboard 1 data Covid-19 KCPEN per 28 Oktober 2021, capaian vaksinasi untuk umum di Jatim dosis pertama mencapai 60.67 persen. Sedangkan dosis kedua mencapai 34.41 persen, dan dosis ketiga 93.10 persen.

[irp]

Di Banyuwangi sendiri, vaksinasi untuk dosis pertama mencapai 64.98 persen. Sementara dosis kedua masih mencapai 38.26 persen. Kemudian, vaksin ketiga mencapai 82.42 persen. Sedangkan capaian vaksin lansia dosis pertama sebanyak 47.15 persen dan dosis kedua sebanyak 27.10 persen.

"Hari ini, Jumat berkah, alhamdulillah bisa terselenggara vaksinasi di Desa Kedungrejo ini. Semoga panjenengan sedoyo sehat selalu, berkah umur, berkah rezeki kita, berkah ilmu kita, berkah Banyuwangi, berkah Jawa Timur dan berkah Indonesia," Kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meninjau vaksinasi oleh IKA UNAIR di Balai Desa Kedungrejo, Muncar, Banyuwangi, Jumat (29/10/2021).

Vaksinasi itu menyasar 1.000 penduduk pesisir dan nelayan yang berada di Kecamatan Muncar menggunakan vaksin Astrazeneca dosis pertama. Skala prioritas vaksinasi ini adalah penduduk dengan usia rentan dan lansia. Vaksinasi ini dilakukan di 5 titik lokasi.

Khofifah menjelaskan, capaian vaksinasi sebuah daerah akan mempengaruhi hasil asesmen levelnya. Untuk mendapatkan assesmen PPKM level 1 sesuai Inmedagri No. 47 Tahun 2021, maka sebuah wilayah aglomerasi harus memenuhi assessment level dari Kemenkes RI yang didasarkan pada 6 indikator dan juga mencapai target vaksinasi untuk lansia.

Sekedar diketahui, di Jatim terdapat 5 kabupaten/kota yang berada di level 1. Yaitu Kota Surabaya, Kota Mojokerto, Kota Pasuruan, Kota Blitar dan Kota Madiun. Sedangkan 12 daerah berada di level 2. Di antaranya Sidoarjo, Lamongan, Kota Malang, Kota Batu, Jombang, Banyuwangi, Kab. Mojokerto, Kab. Madiun, Kab. Kediri, Gresik, Kota Kediri, dan Kab. Malang.

Sedangkan 21 daerah sisanya berada pada level 3. Yaitu Tulungagung, Tuban, Trenggalek, Sumenep, Situbondo, Sampang, Kab. Probolinggo, Ponorogo, Kab. Pasuruan, Pamekasan, Pacitan, Ngawi, Nganjuk, Magetan, Lumajang, Kota Probolinggo, Jember, Bondowoso, Bojonegoro, Kab. Blitar, dan Bangkalan.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas menyampaikan terima kasih atas perhatian Khofifah kepada pemkab dan masyarakat Banyuwangi. Vaksinasi ini, kata dia, adalah bentuk support dan perhatian Khofifah kepada masyarakat Banyuwangi. Ia berharap, akhir Oktober ini capaian vaksinasi Banyuwangi bisa mencapai 70 persen.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan vaksinasi vaksin yang diberikan kepada pemerintah daerah Kabupaten Banyuwangi ini menjadi semangat baru bagi kami untuk terus mempercepat penyerapan nanti di Kabupaten Banyuwangi," Kata Bupati Ipuk.

Sementara Kepala Puskesmas Muncar dr. Firdaus menyampaikan, bahwa untuk mengajak penduduk sekitar agar melakukan vaksinasi dibutuhkan sosialisasi dan edukasi. Oleh sebab itu diperlukan koordinasi dan kerjasama dengan para tokoh masyarakat dan pengusaha yang diharapkan mampu memberikan pemahaman pentingnya vaksinasi.

"Capaian vaksinasi masih sekitar 60%, karena masyarakat di sini kan mayoritas nelayan, berangkat kerjanya malam, pagi baru pulang, jadi susah dirangkul butuh kerjasama dengan Tokoh masyarakat dan pengusaha sekitar untuk menyampaikan kepada masyarakat. Kadang kita juga melakukan vaksinasi malam hari, tujuannya agar segera tercapai herd immunity atau kekebalan komunitas," Kata dr. Firdaus. (bro)

Editor :