klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

12 Hari Operasi, 120 Tersangka Kasus Narkoba di Surabaya Berhasil Digulung

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan saat memimpin kegiatan konferensi pers di Halaman Polrestabes Surabaya. (ist)
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan saat memimpin kegiatan konferensi pers di Halaman Polrestabes Surabaya. (ist)

KLIKJATIM.Com | Surabaya – Sebanyak 120 orang tersangka kasus nakoba di wilayah hukum Polrestabes Surabaya, berhasil diamankan dalam kurun waktu 12 hari. Itu menyusul setelah petugas gencar menggelar operasi sejak tanggal 1 September hingga 12 september 2021 kemarin.

[irp]

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan mengatakan, dalam Operasi Tumpas Narkoba 2021 ini ada sebanyak 90 kasus narkoba yang telah berhasil diungkap. Diakui bahwa 30 kasus di antaranya memang menjadi target operasi (TO) dan 60 kasus lainnya non TO.

Untuk jumlah tersangka yang dapat diringkus terdiri dari laki-laki sebanyak 117 orang dan 3 perempuan. Ketiga tersangka perempuan ini terlibat sebagai pengedar maupun pengguna narkotika.

“Operasi ini dilaksanakan selama 12 hari khususnya wilayah hukum Polrestabes Surabaya dan menjerat 120 orang penyalahgunaan narkoba. Saat ini dalam proses penyidikan Satnarkoba Polrestabes Surabaya,” kata Kombes Pol Yusep, dalam konferensi persnya pada Jumat (24/9/2021).

Adapun barang bukti yang diamankan meliputi sabu dengan berat total 652,94 gram, ganja 45,9 gram, esktasi 10,5 butir, pil dobel L 50.438 butir.

Dalam kesempatan ini juga dilakukan pemusnahan barang bukti. Antara lainnya sabu sebanyak 39 kilo 373,75 gram, 2 kilo 479,73 gram ganja, 400 butir happy five, 39.000 butir pil koplo.

Kombes Pol A. Yusep Gunawan menerangkan bahwa perederan dan penyalahgunaan obat terlarang di Surabaya, hingga saat ini masih terhitung sangat tinngi. Dia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah penyalahgunaan narkotika demi menyelamatkan bangsa dari bahaya obat terlarang tersebut.

“Kami mengimbau, mari kita bersama-sama untuk dapat menangani penyalahgunaan narkoba ini, dengan melibatkan semua pihak dan bapak Kapolda dalam waktu dekat ini akan menghidupkan fungsi Direktorat Narkoba dan jajarannya akan memaksimalkan program zero narkoba di masing-masing wilayah,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya, Eri Chayadi sangat mengapresiasi kinerja Kapolrestabes Surabaya bersama jajarannya, atas keberhasilan dalam berusaha keras menumpas peredaran narkotika di wilayah Kota Surabaya.

“Saya ucapkan banyak terimakasih kepada Kapolrestabes Surabaya bersama jajarannya dan juga kepada BBN daerah yang telah berusaha keras untuk melindungi warga Kota Surabaya dari pengaruh narkoba,” tutur Eri Chayadi. (nul)

Editor :