GTT tersebut adalah Pujiati (53), peserta tes asal Trenggalek yang sejak 13 tahun terakhir ini mengabdikan diri menjadi guru di SD Negeri 02 Gempolan kecamatan Pakel Tulungagung.
Ditemui usai menjalani tes, tidak nampak wajah ketegangan dan lelah di wajah nenek 3 cucu ini, Pujiati tetap semangat dan optimis dengan hasil tesnya.
"Saya tetap optimis bisa mendapatkan hasil baik, saya juga ndak ada kesulitan dengan pelaksanaan tes menggunakan komputer,"ujarnya.
Meskipun kurang 7 tahun lagi dirinya sudah pensiun namun semangatnya untuk tetap mengabdikan ilmunya kepada anak didik masih tinggi, termasuk semangatnya untuk mengikuti tes CP3K kali ini.
"Karena apa, karena semangat untuk menularkan ilmu dan menggunakan ijazah yang saya miliki ini aagar bisa bermanfaat,"terangnya.
Soal soal teknis seperti perhitungan matematika dengan format soal yang panjang, menjadi salah satu kendala yang harus dihadapinya, namun lagi lagi semangatnya untuk bisa lolos di tes kali ini menjadikan motivasi untuk Pujiati tetap berjuang.
Tak ada persiapan khusus, Guru kelas 2 ini mementingkan kondisi kesehatannya sebelum pelaksanaan tes, sedangkan untuk belajar soal soal ujian sudah dilakukannya bersama dengan teman teman satu group whatsaapnya selama ini.
"Kan ada grup whatsapp mas,biasanya ada disana dibahas kalau soal seperti ini bagaimana, terus ada bimtek juga dari PGRI, saya juga ikut," terangnya.
Pujiati mengaku, dirinya bukan GTT paling tua di Tulungagung,masih ada GTT lain yang lebih tua namun mereka memilih untuk tidak mengikuti tes CP3K seeprti dirinya.
"Yang seusia saya ini banyak yang nyerah ndak mau daftar, ya gimana lagi kalau mbaca soalpanjang ini mata pasti sudah pedas, apalagi kalau pakai komputer, bisa bisa soal lain terlewat" terangnya.
Dengan malu malu, GTT yang tercatat mulai mengajar sejak usia 39 tahun ini mengaku hasil tesnya hari ini sudah masuk passing grade namun Pujiati masih enggan membagikannya kepada awak media.
"Alhamdulillah sesuai harapan,berapa ya, nanti saja dilihat di pengumuman," pungkasnya.
Pujiati berharap, hasil latihan dan ketekunanya selama ini bisa membuahkan hasil yang baik dan contoh teladan bagi anak anak didiknya. (rtn)
Editor : Iman
Pompa Listrik PLN Bantu Atasi Krisis Air Petani Desa Mekarsari
KLIKJATIM.Com | Bandung – Persoalan keterbatasan air saat musim kemarau menjadi tantangan bagi petani di Desa Mekarsari. Kondisi tersebut kini mulai teratasi s…
Rayakan HUT ke-81 RI, BKMS Gelar Tenant Independence Games hingga Fun Walk
Dalam rangka menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia, PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) bersama para tenant di kawasan Java Integrated Industrial and Por…
BPJS Kesehatan Jelaskan Layanan yang Tidak Masuk Jaminan JKN
KLIKJATIM.Com | Gresik – Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu memahami bahwa tidak seluruh jenis pelayanan kesehatan masuk dalam cakupan pembiayaan B…
PT Smelting Bidik 30.000 Mangrove untuk Perkuat Ekosistem Pesisir Gresik
PT Smelting mengawali Program Konservasi Mangrove “Pesisir Lestari” dengan menanam 10.000 mangrove di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Jawa T…
Diskusi LMN Rumuskan Solusi Jaga Lingkungan Gresik Utara di Tengah Maraknya Tambang dan Tambak Udang
KLIKJATIM.Com | Gresik – Pengawasan bersama, kepatuhan terhadap perizinan, hingga kewajiban reklamasi dinilai menjadi sejumlah langkah penting untuk menjaga k…
Beasiswa Pelajar Tangguh PT Smelting Cetak 52 Pelajar Berprestasi di Gresik
PT Smelting terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program pendidikan yang berkelanjutan. Salah satu ini…