KLIKJATIM.Com | Gresik — Mobilitas warga Kabupaten Gresik terus berangsur normal pasca memasuki PPKM level 2. Nah, untuk mengantisipasi kecelakaan dan jatuhnya korban. Jajaran Satlantas Polres Gresik terus melakukan patroli black spot atau rawan kecelakaan di Kota Pudak .
[irp]
Kasatlantas Polres Gresik AKP Engkos Sarkosi mengatakan, trend kecelakaan pada September minggu pertama cenderung menurun dengan total 7 kejadian. Dibandingkan pekan terakhir pada Agustus lalu, dengan total 15 kejadian.
“Faktor penyebab kecelakaan didominasi oleh kelengahan pengemudi kendaraan bermotor,” ungkapnya, Minggu (12/9/2021).
Alumnus Akpol 2012 itu menyebut, kecelakaan di Kota Pudak didominasi akibat pengemudi melebihi batas kecepatan. Termasuk tata cara medahului, tidak memberikan prioritas, hingga melanggar rambu lalu lintas.
“Khususnya pada jam padat aktifitas, pada pagi dan sore hari,” ujarnya.
Mantan Kapolsek Sokobanah Sampang itu akan terus melakukan patroli pada titik rawan kecelakaan. Khususnya di kawasan Kecamatan Manyar, Dukun, Driyorejo, Menganti dan Benjeng. “Kami tidak segan memberikan tindakan tilang atau teguran terhadap pelanggar,” jelasnya.
Pihaknya juga akan memberikan sosialisasi secara rutin. Baik pada pengendara usia muda, karyawan pabrik hingga lembaga pendidikan. “Untuk meningkatkan kesadaran pengendara. Dan mengantisipasi jatuhnya korban akibat kecelakaan,” tutupnya. (rtn)
Editor : Redaksi