klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Seluruh Pasien Isoman di Ponorogo Akan Dipindah ke Tempat Isoter

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.Com | Ponorogo--Pasien yang menjalani isolasi mandiri (isoman) di Kabupaten Ponorogo dalam waktu dekat akan dipindahkan semua ke tempat isolasi terpadu (isoter).

[irp]

Pasien isoman akan diangkut pidah ke isoter di daerah Tambakbayan dan RS Lapangan. Balai desa di masing-masing desa juga akan diaktifkan kembali sebagai tempat isoter.

"Per hari ini kami pindahkan. Targetnya tidak ada lagi isoman. Ini masalahnya kompleks. Kami (Dandim, Kapolres, Dinkes dan Bupati) sudah sepakat," kata Dandim 0802 Ponorogo, Letkol Inf Muhammad Radhi Rushin, Rabu (18/8/2021).

Target awal, warga yang menjalani isoman di wilayah Kecamatan Ponorogo Kota dan 10 kecamatan penyangga akan dipindahkan. Selanjutnya, pemindahan juga akan dilakukan bagi pasien isoman di kecamatan lainnya.

"Biar tidak menyulitkan dalam pemantauan. Kalau yang di kota shelter di Tambakbayan itu ada 95 bed. Kemudian nanti kalau RS lapangan jadi ada 78 bed," tegasnya.

Menurutnya, pasien covid-19 jika dirawat di rumah akan sulit dipantau. Saturasi bisa turun secara tiba-tiba. Saat datang ke rumah sakit kondisinya sudah memburuk dan sulit ditolong.

"Ini sebabnya kenapa pasien isoman dipindah ke isoter. Karena ada yang memantau. Alat seperti pemantauan saturasi itu ada, " urainya.

Faktor penularan juga jadi penyebab membludaknya angka kematian di Kabupaten Ponorogo. Mayoritas warga masih minim pengetahuan cepatnya penularan covid-19.

"Bisa saja saat mengantarkan makanan. Tempat makan yang dicuci belum sterili. Akhirnya terjadi klaster keluarga," tambah Radhi.

Dikatakan, jika dirawat di tempat isoter, makanan dan obat-obatan bagi pasien akan terjamin. Radhi menambahkan, tempat isoter hanya akan merawat pasien tanpa gejala dan gejala ringan. Jika ada pasien dengan gejala berat, tetap akan dirawat di rumah sakit.

"Pemindahan ini demi keselamatan ponorogo, biar angka positif turun. Meninggal dunia juga turun. syukur- syukur hilang," pungkasnya.(mkr)

Editor :