KLIKJATIM.Com | Sampang – Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang resmi membuka ajang bergengsi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SMP/MTs/Sederajat tahun 2026 yang dipusatkan di GOR Indoor Trunojoyo dan Sampang Sport Center (SSC) pada Rabu (20/5/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari ini bertujuan sebagai wadah strategis bagi para pelajar untuk menyalurkan bakat olahraga, mengukir prestasi tingkat daerah, sekaligus menjadi sarana seleksi atlet potensial guna mewakili Kabupaten Sampang di level provinsi maupun nasional.
Plt. Sekretaris Disdik, Dewi Trisna, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta yang telah hadir dengan semangat juang yang luar biasa. Ia menegaskan bahwa para siswa yang berdiri di arena pertandingan hari ini adalah individu-individu terpilih yang memiliki potensi dan keunggulan luar biasa di bidang olahraga dibanding siswa lainnya.
"Anak-anakku yang saya banggakan, kalian harus berbangga hati karena tidak semua orang mendapat kesempatan yang sama; niatkan pertandingan ini sebagai ajang mencari pengalaman dan berjuanglah dengan penuh sportivitas sampai titik darah penghabisan," katanya saat membacakan sambutan pembukaan.
Dewi Trisna juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan kedisiplinan selama kompetisi berlangsung agar para atlet dapat memberikan performa yang maksimal. Ia mengingatkan para siswa untuk menjauhi kebiasaan begadang dan menjaga pola istirahat yang cukup, mengingat padatnya jadwal pertandingan yang akan dihadapi selama beberapa hari ke depan.
"Jangan tidur larut malam atau begadang, karena hari ini kalian akan diuji setelah berlatih dengan semangat; tunjukkan hasil latihan kalian dengan penuh dedikasi di lapangan," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Disdik Sampang, Wahyudi, melaporkan bahwa kompetisi tahun ini mencakup berbagai cabang olahraga unggulan dengan jumlah peserta yang meningkat dari tahun sebelumnya. Ia menjelaskan bahwa pihak dinas berkomitmen penuh untuk memfasilitasi kebutuhan para atlet selama perlombaan berlangsung demi menjamin kenyamanan dan keamanan siswa.
Wahyudi juga menambahkan bahwa O2SN 2026 ini mengusung misi besar dalam membentuk karakter siswa melalui nilai-nilai luhur Pancasila di samping kekuatan fisik. Baginya, kemenangan bukan hanya soal angka di papan skor, melainkan bagaimana siswa mampu menunjukkan kejujuran, kerja keras, dan menghargai lawan di setiap momen pertandingan.
Ajang ini diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit juara yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki ketahanan mental dan kreativitas yang tinggi.
"Momentum O2SN 2026 akan menjadi pijakan kuat bagi para pelajar untuk terus berbakti dan berprestasi," pungkasnya.
Editor : Wahyudi